Hendry dan Hery Loanardy Pemilik Sabu 11 Kg Dituntut Jaksa 20 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 26 March 2019

Hendry dan Hery Loanardy Pemilik Sabu 11 Kg Dituntut Jaksa 20 Tahun Penjara

  4 kali


Terdakwa Hendri dan Hery Loardry disidangkan di PN Batam.

Dinamika Kepri, Batam - Dua terdakwa jaringan Narkotika lintas Provinsi dari Batam ke Kendari, Hendry alias Apen Bin Sunaryo dan Hery Loanardy alias Cobra Bin Edy Caya dengan barang bukti sabu seberat 11 Kg, dituntut jaksa penuntut 20 tahun penjara.

" Terdakwa Hendri dan Hery Loardry terbukti melakukan perbuatan melawan hukum sesuai dengan pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terdakwa dihukum 20 tahun penjara denda  Rp1 Miliar subsider 1 tahun penjara," Baca jaksa Rizky pada tuntutan mengantikan jaksa Rumondang Manurung, di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (26/3/2019).

Usai tuntutan dibacakan jaksa, Ketua majelis hakim, Afrida Yanti didampingi hakim anggota, Mangapul Manalu, lalu memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa, agar membuat nota pembelaan.

Setelah itu majelis hakim lalu menunda sidang satu minggu ke depan dengan agenda mendengarkan pembelaan diri dari para terdakwa.

Sebelumnya, kedua terdakwa ditangkap polisi dari Mabes Polri di Sulawesi Selatan.

Mereka disidangkan di Batam, karena terdakwa lainnya bernama Enda, Intan dan Budi (berkas terpisah) yang merupakan jaringannya sebagai pengirim sabu dari Tiki, ditangkap di Batam.

Sebelum ditangkap, dalam melakukan aksinya, pengakuan terdakwa Enda dan Intan saat sidang, mereka dikendalikan seoran tahanan dari dalam Lapas Perempuan di Batam. Sedangkan Budi dikendalikan tahanan dari Lapas Tanjungpinang, Kepri.

Sedangkan dalangnya yang bernama Ahong, telah meninggal (tewas) di Tanjungpinang. Ahong meninggal di tempat setelah berupaya melompat dari kamar hotel saat polisi melakukan penangkapan. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?