Apakah Hotman Hutapea Masih Bisa Ikut Nyaleg atau tidak, Besok akan Diputuskan Hakim - DINAMIKAKEPRI.COM

Apakah Hotman Hutapea Masih Bisa Ikut Nyaleg atau tidak, Besok akan Diputuskan Hakim

 

Terdakwa Ir. Hotman Hutapea.

Dinamika Kepri, Batam - Besok, hari Rabu tanggal 27 Maret 2019 adalah hari penentuan bagi Karir politik Ir.Hotman Hutapea, apakah dia masih bisa ikut nyaleg atau tidak, karena jika terbukti bersalah seperti yang dituntutkan oleh Jaksa Penunutut Umum (JPU) terhadapnya, besar kemungkinan dia akan didiskualifikasi dari pencalegkannya.

Meski jaksa dalam repliknya menolak pembelaan terdakwa dan tetap pada tuntutannya, namun hakimlah yang berwenang untuk memutuskannya secara arif, adil dan bijaksana, apakah terdakwa Hotman Hutapea bersalah atau tidak.

Di sidang sebelumnya, terdakwa Hotman Hutapea dituntut JPU dengan pidana hukuman 6 bulan penjara denda 10 juta subsider 1 bulan kurungan serta masa percobaan 1 tahun.

Oleh JPU di dalam tuntutannya, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar undang -undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu di dalam pasal 280 ayat 1 huruf h, meski di dalam nota pembelaan pasal itu kata penasehat hukum terdakwa, Parulian Situmeang bukanlah pasal pidana melainkan soal masalah administrasi, karena pasal yang didakwakan itu tidak mengandung keterkaitan satu sama lain.

Selain itu, terhadap tuntutan, terdakwa Hotman Hutapea juga menolak tuntutan Jaksa penuntut umum (JPU) tersebut, karena selain undang -undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu di dalam pasal 280 ayat 1 huruf h bukanlah tindak pidana hukum, keterangan para saksi pemberi barang bukti kepada pihak Bawaslu juga tidak dihadirkan dalam persidangan, dan barang bukti tersebut juga tidak diambil langsung dari terdakwa, melainkan dari orang lain di luar tempat ibadah yang dimaksud.

Sementara di dalam tanggapan (replik) JPU menjawab Pledoi terdakwa, JPU menyatakan bahwa di dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat 1 huruf h berbunyi, "Pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang: menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan".

Sebelumnya, perkara ini berawal pada awal Januari 2019 silam, terdakwa Ir. Hotman Hutapea calon tetap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan  (Dapil) 5 itu, diduga melakukan tindak pidana Pemilu di rumah ibadah (Gereja) di HKBP Munson Lyman di Dapur 12, Sei Langkai, Sagulung, Batam, yang mana foto-foto kegiatan itu, dimuat di Facebook, lalu dikasuskan oleh pihak Bawaslu Kota Batam. (Ag)




Scroll to top