Angkut Tenaga Kerja illegal ke Malaysia, Terdakwa H. Mus Ahmad Akbar divonis 2 tahun 6 bulan penjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Angkut Tenaga Kerja illegal ke Malaysia, Terdakwa H. Mus Ahmad Akbar divonis 2 tahun 6 bulan penjara

 

Terdakwa H. Mus Ahmad Akbar (baju merah)
Dinamika Kepri, Batam - Terbukti bersalah, terdakwa H. Mus Ahmad Akbar divonis  2 tahun 6 bulan penjara denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam Selasa (26/3/2019).

Dalam amar putusan, Ketua majelis hakim Marta Napitupulu didampingi dua hakim anggota, hakim Renni Pitua Ambarita dan hakim Egi Novita, menyatakan terdakwa terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana dengan melaksanakan penempatan pekerja migran indonesia secara illegal sebagaimana diatur di dalam pasal 69 jo pasal 81 Undang-undang (UU) nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI).

Adapun yang memberatkan terdakwa, kata hakim yakni berbelit-belit saat memberikan keterangannya dalam sidang dan berusaha melindungi seorang saksi oknum polisi.

Bahkan hakim juga memerintahkan jaksa penuntut umum, agar segera melakukan pemanggilan terhadap oknum polisi yang dimaksud itu.

"Tolong ya pak jaksa agar oknum polisi itu segera dipanggil, karena terdakwa dalam keterangannya seperti melindunginya," perintah hakim Marta.

Sedangkan pertimbangan untuk meringankan terdakwa, kata hakim terdakwa belum pernah ditahan sebelumnya.

"Bukan di Airut yang mulia, tapi tugas di Polresta Barelang," kata terdakwa kepada hakim.

Terhadap putusan itu, terdakwa menyatakan menerima hukumannya. Sama halnya dengan jaksa penuntut, Manuel menggantikan jaksa Ritawati Sembiring, juga menyatakan menerimanya.

Mengenai vonis yang dijatuhkan hakim terhadap terdakwa yakni lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa sebelumnya yang dituntut 3 tahun 6 bulan penjara.

Sebelumnya H. Mus Ahamad Akbar ditangkap oleh anggota Kepolisian Dirpolairud Polda Kepri, di Pantai Teluk Mata Ikan, Batam pada hari Rabu 18 Juli 2018 malam hari sekitar pukul 22:30 Wib saat hendak membawa tenaga kerja illegal ke Malaysia dengan menggunakan speed boat.(Ag)





Scroll to top