Jual Beli Sabu Sisanya Dipakai Bersama, Satu Keluarga Dipenjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Jual Beli Sabu Sisanya Dipakai Bersama, Satu Keluarga Dipenjara


Suasana sidang putusan ketiga terdakwa di PN Batam, Selasa (26/2/2019) sore.

Dinamika Kepri, Batam - Tiga terdakwa sidang perkara sabu seberat 1,12 gram, Muhammad Akbar, Alex Esau dan Suryani yang merupakan satu keluarga antara suami istri dan mertua, divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (26/2/2019).

Atas perbuatannya, Muhammad Akbar divonis 7 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidier 3 bulan kurungan penjara, sedangkan ayahnya Alex Esau dan itrinya Suryani masing-masing divonis 5 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidier 3 bulan kurungan penjara.

Terhadap putusan itu, kepada majelis hakim yang diketuai hakim Renni Pitua Ambarita didampingi hakim Marta Napitupulu dan hakim Egi Novita, ketiga terdakwa menyatakan menerimanya.

Sama halnya dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samuel Pangaribuan menggantikan jaksa Yan Elhas Zeboea, kepada hakim juga menyatakan menerima putusan itu.

Terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap para terdakwa tersebut yakni sesuai dengan tuntutan JPU sebelumnya.

Dalam amar putusan majelis hakim, para terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I jenis sabu, melanggar pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Berawal, sebelumnya ketiga terdakwa ini ditangkap polisi dari Satresnarkoba Polresta Barelang.

Mereka ditangkap di rumahnya pada tanggal 10 November 2018 malam, di Ruli Kampung Puncak, Teluk Bakau, Batam.

Dalam perannya, awalnya terdakwa Akbar membeli sabu dari Kampung Aceh, Mukakuning, Batam sebanyak setengah sak seharga Rp 1,6 juta. Sesampai di rumah, sabu itu lalu dibagi dalam beberapa bungkus untuk dijual kembali, dan sisanya pakai bersama.

Dalam perannya, selain ikut menghisap sabu itu, Alex Esau dan Suryani juga ikut  membantu Akbar mengedarkannya, dan sebelum tertangkap, sebagian sabu sudah laku terjual.(Ag)




Scroll to top