Hendak Bawa Sabu ke Lombok, AK Warga Bengkong Pertiwi Ditangkap di Bandara Hang Nadim - DINAMIKA KEPRI.COM

Monday, 4 February 2019

Hendak Bawa Sabu ke Lombok, AK Warga Bengkong Pertiwi Ditangkap di Bandara Hang Nadim

  Dibaca: 1 kali


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, Sik saat melalukan konferensi Pers di Polda Kepri, Senin (4/2).

Dinamika Kepri, Batam - Seorang tersangka berinisial AK alias F Bin S warga Bengkong Pertiwi, Batam, ditangkap polisi di Bandara Hadim, Batam, demikian terang Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, Sik saat melakukan konferensi Pers ungkap tindak pidana narkotika kepada para awak media, di Pendopo Polda Kepri, Senin (4/2/2019).

Pria itu ditangkap pada hari Rabu tanggal 23 Januari 2019 karena kedapatan membawa diduga narkotika jenis sabu seberat 293 gram yang hendak dibawa ke Lombok.

Berawal, dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri, diketahui ada informasi bahwa akan ada seseorang akan membawa diduga narkotika jenis sabu keluar dari Batam melalui Bandara Internasional, Batam, Kepri.

Mendapat informasi itu, kemudian pada Rabu tanggal 23 Januari 2019 sekitar pukul 07:00 Wib, anggota Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan pemantauan di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Lalu sekitar pukul 07:30 Wib, anggota Opsnal Subdit II Ditresnarkoba berhasil  menemukan seperti ciri-ciri yang dimaksudkan dan mengamankan AK yang saat itu sedang berada di ruang check in Bandara.

Setelah dilakukan interogasi, AK ketahuan menyimpan diduga sabu dengan 4 bungkusan berbentuk kapsul di dalam anusnya.

Kemudian AK dibawa ke RS. Awal Bross untuk dilakukan rontgen. Dari hasil rontgen itu terdapat 4 bungkusan berupa kapsul di dalam anusnya dan memgeluarkannya di toilet.

Dari hasil pemeriksaan, bungkusan tersebut berisikan serbuk kristal bening diduga sabu. Kemudian laki-laki itu dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tersangka AK, selain menemukan barang bukti diduga sabu, juga ditemukan alat timbang digital merk kris chef, tiket lion air atas nama inisial AK tujuan Lombok, gunting, 1 gulung plastik wraping, plastik bening, Hp, dan 1 unit sepeda motor.

Atas perbuatannya, tersangka dikemakan lasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...