Guru Honorer di Batam Unjuk Rasa Minta Walikota Keluarkan NIP - DINAMIKA KEPRI.COM

Monday, 18 February 2019

Guru Honorer di Batam Unjuk Rasa Minta Walikota Keluarkan NIP

  Dibaca: 1 kali


Aksi unjuk rasa guru honorer di Kantor Walikota Batam, Senin (18/2/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Puluhan guru Honorer Kota Batam berunjuk ke kantor Pemko Batam untuk menuntut status Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke Walikota Batam, Senin (18/2/2019).

Dalam orasinya, para guru honorer mengaku sudah lulus sebagai peserta test Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2013, namun hingga saat ini mereka belum menerima Nomor Induk Pegawai (NIP).

"Mana janjimu pak Rudi!, dulu katanya akan membantu kami jadi PNS. Kami udah lulus ujian test CPNS ditahun 2013, tapi sampai sekarang NIP kami belum juga dikeluarkan," teriak para guru
dari luar gerbang kantor Walikota Batam.

"Kami tidak mau pak terus seperti ini, kami mau jadi PNS, keluarkan NIP kami, berikan hak kami," seru para guru honorer.

Guru honorer saat menyampaikan tuntutannya ke Walikota Batam.
Kata-kata itu berulang kali diucapkan, bahkan dituliskan di spanduk yang mereka bawa.

"Kami sudah bekerja belasan tahun tetapi masih berstatus P3K. Padahal kami sudah dinyatakan lulus test CPNS namun NIP tak kunjung dikeluarkan walikota," teriak pengunjuk rasa kesal.

Lebih lanjut para guru menyampaikan, katanya mereka tidak mau dijadikan berstatus honor daerah lagi.

"Kami tidak mau P3K, kami mau PNS, keluarkan NIP kami. Yang lain sudah terima NIP, tapi kami belum. Kami jangan dianaktirikan. Kami juga lulus," ucap para guru itu.

Tak hanya itu, salah seorang guru honorer yang sudah menyatakan diri lulus tes CPNS mengatakan, demi mendapatkan NIP itu, pihaknya juga telah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.

"Saya lulus tes CPNS di tahun 2013. Waktu itu ada 483 orang telah dinyatakan lulus tes, sementara yang sudah menerima NIP sudah ada 393, tapi kami yang 93 orang lagi belum, Bahkan anehnya, para guru honorer demi NIP itu telah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah. Kami minta keluarkan NIP kami sesuai janji pak Rudi pada kami sebelumnya," tutupnya.

Pantuan media, aksi unjuk rasa meminta keadilan ke Walikota ini berjalan damai sampai selesai.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...