Bawa Sabu 2 Kilo, HD alias LA Jaringan Narkotika Antar Provinsi Ditangkap Polisi - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 15 February 2019

Bawa Sabu 2 Kilo, HD alias LA Jaringan Narkotika Antar Provinsi Ditangkap Polisi

  Dibaca: 1 kali


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga dan Dir Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto saat melakukan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis sabu, di Pendopo Polda Kepri, Kamis (14/2/2019) sore.

Dinamika Kepri, Batam - Diduga membawa sabu sebanyak 2, 021 kilogram, seorang laki-laki berinisial HD alias LA (31) warga Tiban, Sekupang, Batam, Kepri, yang ditangkap polisi.

HD ditangkap pada hari Selasa tanggal 12 Februari 2019 pukul 17.00 Wib di pinggir jalan depan KFC Tiban 3, Sekupang, demikian terang Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga dan Dir Resnarkoba polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto saat melakukan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis sabu, di Pendopo Polda Kepri, Kamis (14/2/2019) sore.


Kabidhumas Polda Kepri menjelaskan, kasus ini katanya adalah merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya oleh Ditresnarkoba Polda Kepri terhadap tersangka PZ yang membawa sabu di dalam perut melalui anus. PZ sebelumnya diamankan di ruang tunggu keberangkatan Bandara Hang Nadim, pada tanggal 23 Januari 2019 yang lalu.

Pengembangan dan penyelidikan bahwa sabu tersangka PZ didapat dari seseorang bandar sabu yang berinisial HD als LA di Batam, dan memerintahkan kepada PZ untuk membawa sabu ke Lombok.

Tersangka HD alias LA, berperan sebagai kurir yang mengambil sabu melalui laut perbatasan Indonesia-Malaysia, sekaligus sebagai bandar narkoba yang memberikan perintah kepada kurir-kurir antar provinsi.

Lalu pada hari Minggu pagi tanggal 10 Februari 2019, HD alias AL pergi keluar Batam menuju laut perbatasan Indoneisa-Malaysia untuk menjemput sabu.

Setelah itu 2 hari kemudian pada hari selasa 12 Februari 2019 pukul 10.00 Wib, HD als LA tiba melalui salah satu pelabuhan di Batam, polisi lalu melakukan pengejaran dan penangkapan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 2 bungkus plastik warna kuning hijau yang bertuliskan guanyinwang dari dalam tas ransel milik HD yang di dalamnya berisikan serbuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

Hasil pendalaman terhadap tersangka, sabu itu rencananya akan diberikan kepada beberapa kurir antar provinsi, antara lain kurir narkoba Batam-Riau, Batam-Palembang, Batam-Lampung, Batam-Jakarta, Batam-Surabaya dengan modus yang berbeda-beda, seperti memasukkan ke dalam sepatu, maupun ke dalam anus dengan menggunakan transportasi udara, laut dan darat.

Dari tersangka HD, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa diduduga narkotika jenis sabu dengan berat total 2.021 gram, dengan perincian masing-masing bungkusan 1.018 gram dan 1.003 gram, 1 buah tas warna coklat, 1 unit sepeda motor merk yamaha mio warna putih BP 4727 CB, 1 unit handphone Oppo FL S dan 1 unit handphone Nokia warna biru.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang -Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...