Terdakwa Perkara Sabu 3,2 Kg Divonis 11 Bulan? Humas PN Batam: Itu Salah Ketik - DINAMIKAKEPRI.COM

Terdakwa Perkara Sabu 3,2 Kg Divonis 11 Bulan? Humas PN Batam: Itu Salah Ketik


Foto: Screen Shoot putusan terdakwa Nurdin Hamid dari SIPP PN Batam.

Dinamika Kepri, Batam -  Terdakwa Nurdin Bin Hamid sidang perkara sabu dengan barang bukti seberat 3,2 Kg, di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Batam dicantumkan, telah divonis hakim dengan hukuman 11 bulan penjara. Selain itu tidak mencantumkan isi amar putusan terdakwa.

Terkait benar tidaknya perkara sabu seberat 3,2 Kg hanya divonis 11 bulan sebagaimana seperti yang dicantumkan di SIPP PN Batam tersebut, Humas Taufik Abdullah Nenggolan ketika dikonfirmasi awak media ini mengatakan, itu tidak benar, katanya itu salah ketik.

"Tak mungkinlah vonisnya 11 bulan penjara, sedangkan tuntutannya saja belasan tahun. Barang buktinya saja segitu banyak, masa vonisnya 11 bulan, tak mungkinlah, itu salah ketik," kata Taufik saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa (22/1/2019) sore.

Tak hanya ke Humas PN Batam, Jaksa Samsul Sitinjak yang menuntut terdakwa dalam perkara Narkotika jenis golongan satu itu, ketika dikonfirmasi, kepada media ini, jawabannya sedana dengan ucapan Taufik Abdullah Nenggolan.

"Mana mungkinlah divonis 11 bulan penjara, sedangkan tuntutannya saja belasan tahun. Itu salah ketik," ucap Samsul memastikan, Rabu (23/1/2019) sore.

Baca juga: Tuntutan Jaksa Aneh, Terdakwa BB Sabu 3,2 Kg 18 Tahun, Tapi yang 1,6 Kg dituntut 19 Tahun

Sebelumnya pada hari Senin tanggal 14 Januari 2019, terdakwa Nurdin Bin Hamid telah divonis bersalah di PN Batam.

Begitu juga dengan terdakwa Yuni alias Cece yang merupakan jaringannya (berkas terpisah) dengan barang bukti sabu 1,6 Kg, pada tanggal 11 Januari 2019 yang lalu, juga telah divonis 15 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidier 6 bulan penjara

Kedua terdakwa sebelumnya dituntut jaksa Samsul Sitinjak dengan tuntutan berbeda.

Meski barang bukti terdakwa Nurdin lebih banyak dari Yuni, namun terdakwa Yuni dituntut lebih berat dari terdakwa Nurdin Bin Hamid.

Terdakwa Yuni waktu itu dituntut 19 tahun penjara, sedangkan terdakwa Nurdin Bin Hamid dituntut 18 tahun penjara.

Piagam Penghargaan.
Kembali memastikan karena SIPP PN Batam tidak bisa diakses saat ini, Jaksa Samsul Sitinjak ketika dikonfirmasi awak media ini kembali, Samsul mengatakan, terdakwa Nurdin Bin Hamid divonis 15 tahun penjara.

"Nurdin divonis hakim 15 tahun penjara denda Rp 1miliar subsidier 6 bulan penjara," ucapnya.

Pantuan awak media ini, kendati PN Batam sebelumnya sebagai peraih penghargaan peringkat III se-indonesia di tahun 2017 dalam rangka inplementasi SIPP Kategory IV, namun sejak tahun 2018-2019, isi data SIPP PN Batam, kerap tidak singkron dengan kenyataan, salah satunya terhadap perkara ini. Bahkan untuk saat ini, Jumat (25/1/2019), SIPP PN Batam, tidak dapat diakses masyarakat lagi.(Ag)




Scroll to top