Tak Sanggup Bayar Rp 50 Juta, Fendi Hulu Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Wednesday, 9 January 2019

Tak Sanggup Bayar Rp 50 Juta, Fendi Hulu Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

  4 kali

 Fendi Hulu.
Dinamika Kepri, Batam - Dinyatakan terbukti bersalah, terdakwa Fendi Hulu sidang perkara kecelakaan lalu lintas divonis 2 tahun 10 bulan penjara, Senin (8/1/2019).

Dalam amar putusan, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam diketuai hakim Candra menyatakan, terdakwa terbukti secara bersalah karena kelalaiannya saat mengemudikan kendaraan bermotor  mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat dan luka ringan.

" Karena terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 310 ayat (3), (2) UULAJ No.22 tahun 2009, terdakwa Fandi Hulu dijatuhi hukuman selama 2  tahun 10 bulan penjara. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan dan memerintah agar terdakwa tetap ditahan," baca hakim Candra.

Baca juga: Tak Sanggup Bayar Perdamaian Rp 50 Juta, Fandi Hulu Dituntut 4 Tahun Penjara

Selain itu, perintah hakim agar barang bukti berupa 1 unit kendaraan sepeda motor Yamaha Beat BP 3171 JF dikembalikan kepada terdakwa, dan 1 unit kendaraan motor Yamaha Jupiter MX BP 4621 QD dikembalikan kepada saksi Wira Armani Fauzi, serta membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.5 ribu rupiah.

Terkait vonis yang dijatuhkan hakim  terhadap terdakwa yakni lebih ringan 1 tahun 2 bulan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut 4 tahun penjara.

Fendi Hulu di hukum penjara lantaran tidak mampu menyanggupi permintaan ganti rugi dari pihak keluarga korban yang sebelumnya meminta Rp 50 plus 1 unit sepeda motor.

Sedangkan untuk kondisi korban Wira Armani Fauzi saat ini, mata bagian kirinya mengalami kebutaan.

Sedangkan kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Patam Lestari, Sekupang, Batam pada malam hari tanggal 30 Mei  2018.

Dari arah berlawanan, kedua motor terdakwa dan korban adu kambing. Bukan hanya motornya, kepala terdakwa dan korban yang sama-sama tidak memakai helm saat itu, juga ikut beradu.(Ag)


Editor: Agus Budi Tambunan.

Apa reaksi anda tentang artikel ini?