Rapat Kerja PT HKTI di PIH Ricuh, Kenapa? Ini Kata Sri Widayanti Ketua Perempuan Tani HKTI Batam - DINAMIKA KEPRI

Thursday, 24 January 2019

Rapat Kerja PT HKTI di PIH Ricuh, Kenapa? Ini Kata Sri Widayanti Ketua Perempuan Tani HKTI Batam

  4 kali


Ketua Perempuan Tani  (PT) HKTI Kota Batam, Sri Widayanti.

Dinamika Kepri, Batam - Pertemuan rapat kerja Himpunan Perempuan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri, dihadiri Ketua Umum Perempuan HKTI Pusat, Dian Novita di PIH, Batam Center, Ricuh, Kamis (24/1).

Kericuhan terjadi karena saat rapat  dilakukan, malah membahas soal akan digantinya Ketua Perempuan HKTI Kota Batam, Sri Widayanti.

Mendengar itu, pengurus Batam dan Sri Widayanti tidak terima dan terjadilah kericuhan.

Akibat kericuhan itu, pengurus perempuan HKTI Kota Batam dan Ketuanya Sri Widayanti yang baru menjabat sekitar 2 bulan itu, dikeluarkan dari ruang rapat.

"Saya masih syok, pertemuan itu awalnya diagendakan untuk melakukan rapat kerja, tapi malah dibuat untuk membahas masalah pribadi dengan mengatakan, akan menggantikan posisi saya dari Ketua Perempuan HKTI Kota Batam, mendengar itu, saya pun terkejut dan syok. Begitu juga dengan para pengurus perempuan HKTI Batam, mereka tidak terima, lalu terjadilah kericuhan dan kami akhirnya dikeluarkan dari ruang rapat itu," ucap Sri Widayanti kepada media di luar gedung PIH.

Menurut Sri Widayanti, dirinya akan diganti, duganya karena sebelumnya ia dan pengurus Batam lainnya pernah menyurati Ketua Umum Perempuan HKTI Pusat dengan isi surat mosi tidak percaya kepada Ketua Perempuan Tani HKTI Provinsi Kepri, Diah Novita Susanto.

"Itu agenda rapat kerja, tapi dibuat membahas masalah pribadi, dan malah Ketua Provinsi ingin mendepak saya dari posisi saya sebagai Ketua Perempuan HKTI Kota Batam, padahal saya baru menjabat 2 bulan. Saya menduga itu terjadi karena kami pernah mengirimkan surat mosi tidak percaya terhadapnya ke Ketua Umum Perempuan HKTI pusat," tutupnya.

Sampai berita ini dimuat pada pukul 17:22 Wib, kegiatan rapat HKTI itu masih berlansung. Sedangkan Diah Novita Susanto sendiri terkait hal itu, belum dapat dikonfirmasi karena masih mengikuti rapat, namun ia berjanji akan memberikan penjelasan kepada media.

Tak hanya itu, untuk menjaga tetap aman dan kondisif, polisi dan TNI AD dari Babinsa setempat juga terlihat berjaga di sekitar gedung PIH, Batam Center.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?