Lompati Pagar Pembatas Sel Tahanan, Terdakwa Mastam Dihajar Petugas Jaga - DINAMIKAKEPRI.COM

Monday, 7 January 2019

Lompati Pagar Pembatas Sel Tahanan, Terdakwa Mastam Dihajar Petugas Jaga

  4 kali

Suasana depan Sel Tahanan PN Batam, pasca diamankannya Mastam kembali sel tahanan, Senin (7/1/2019).
Dinamika Kepri, Batam  -  Diduga kesal, terdakwa Mastam alias Ikbal bin Samsudin perkara Narkotika, dipukuli petugas jaga di sel tahanan Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (7/1/2019) siang.

Mastam dipukuli petugas diduga karena ingin melarikan dengan cara melompat pagar pembatas sel tahanan PN Batam.

Beruntung, petugas tahanan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dan Polisi yang melihat aksi Mastam itu, dengan sigap langsung mengamankan dan memasukannya kembali ke sel tahanan.

Saat itu, istri Mastam yang menjenguk juga melihat suaminya ditangkap petugas diluar pagar sel tahanan.

"Jangan dipukuli, jangan diinjak-injak lagi. ku mohon pak, itu suami saya, sudahlah pak," teriak istri Mastam sembari menangis.

Terdakwa Mastam alias Ikbal bin Samsudin (baju merah) usai sidang.
Menurut ibu terdakwa yang juga ikut menyaksikan Mastam ditangkap saat itu, kata dia anaknya melompat pagar sel tahanan bukan mau kabur, tapi mau memeluk istrinya yang sedang menangis di luar pagar.

"Pas anak saya mau dimasukkan ke dalam sel tahanan, istrinya menangis, melihat itu lalu anak saya melompat pagar untuk memeluk istrinya, bukan mau kabur," ujar ibu terdakwa.

Menurutnya,  ia tidak juga menyalahkan petugas jaga tahanan yang memukuli anaknya.

"Itulah konsekuensinya, karena petugas menduga anakku itu mau melarikan diri. Padahal hanya mau memeluk istrinya yang sedang menangis. Kami juga berharap agar anak saya jangan lagi dipukuli nanti di dalam sel Rutan Barelang. Anak saya memang salah," lanjutnya sedih.

Terkait dugaan ada tahanan yang mencoba melarikan diri. Humas PN Batam, Taufik Nainggolan mengatakan, supaya penjagaan tahanan dari pihak kepolisian dan Kejaksaan makin diperketat. Sehingga tidak terjadi lagi seperti ini.

"Kami berharap penjagaan tahanan terdakwa diruang sel tahanan PN Batam makin diperketat," ujar Taufik.(Ril)


Editor: Agus Budi Tambunan.

Apa reaksi anda tentang artikel ini?