Dua Orang Kawanan Pencuri Sepeda Motor di Batam Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI

Wednesday, 30 January 2019

Dua Orang Kawanan Pencuri Sepeda Motor di Batam Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

  4 kali


Dinamika Kepri, Batam - Dua terdakwa yang merupakan kawanan pencuri sepeda motor, Nofri alias Rizal dan Ferry Chandra yang sebelumnya melakukan pencurian sepeda motor merek Honda Beat warna merah Nopol BP 3433 GM di depan Ruko Hafindo Blok D No.02, Patam Lestari, Sekupang, Batam pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu, akhirnya masing-masing divonis 1 tahun 6 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (30/1/2019).

Kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dengan mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nofri alias Rizal dan Ferry Chandra, masing-masing berupa pidana penjara selama 1 tahun dan 6  bulan dikurangkan sepenuhnya dengan lamanya para terdakwa ditangkap dan ditahan sementara, dengan perintah para terdakwa tetap ditahan," baca hakim Mangapul Manalu di amar putusan.

Selain itu, hakim juga memerintahkan,  agar barang bukti berupa sepeda motor,  dikembalikan kepada pemiliknya, Tri Setiawan.

Terhadap putusan itu, kedua terdakwa kepada majelis hakim menyatakan menerimanya. Sama halnya dengan jaksa penuntut umum, Nani Herawati, kepada hakim juga menyatakan menerima putusan itu.

Terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhapda para terdakwa, yakni sesuai dengan tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut 1 tahun 6 bulan penjara.

Kasus pencurian terjadi ini berawal dari ketika Ferry mengajak Chandra untuk mengambil tabung gas di sebuah warung daerah Sekupang.

Mereka berangkat berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun setelah sesampainya di tempat yang dituju, keduanya tidak jadi mengambil tabung gas dikarenakan saat itu ramai orang.

Lalu setelah hendak pulangnya, di tengah perjalanan mereka berhenti karena melihat ada 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah terparkir di depan Ruko Hafindo tersebut.

Melihat motor itu,  kemudian terdakwa Nofri berjalan menuju sepeda motor dan Ferry bertugas mengawasi situasi sekitar.

Singkatnya, motor itu berhasil diambil dan langsung mengendarainya menuju ke arah ruli dekat gudang besi tua kebun taman Yasmin Batu Besar dan mengganti Nopolnya.

Tak lama dari usainya aksi pencurian itu, keduanya pun berhasil ditangkap polisi. (Ag).

Apa reaksi anda tentang artikel ini?