Dirpolair dan Dirresnarkoba Polda Kepri Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika - DINAMIKAKEPRI.COM

Dirpolair dan Dirresnarkoba Polda Kepri Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika


Dinamika Kepri, Batam – Kabid Humas Polda Kepri bersama Dir Pol Air Polda Kepri dan Dir Resnarkoba Polda Kepri melakukan Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak pidana Narkotika hasil tangkapan personel Kapal Patroli Polisi XXXI – 2001 Ditpolairud Polda Kepri dan personel kapal Patroli Polisi XXXI - 2004 Ditpolairud Polda Kepri, di ruangan Media Centre Bidhumas Polda Kepri, Senin (14/1/2019).

Dari dua pelaku diamankan, ditemukan barang bukti (BB) jenis sabu seberat kurang lebih 1000 Gram (1Kg). Kedua pelaku ditangkap saat melakukan transaksi di Pantai Telaga Tujuh Tanjung Balai Karimun pada tanggal 11 Januari 2019 sekira pukul 20.30 Wib lalu.

Pada hari Jumat tanggal 11 januari 2019 sekira pukul 20.30 Wib dimana pada saat personel Kapal Patroli Polisi XXXI – 2001 Ditpolairud Polda Kepri dan personel kapal Patroli Polisi XXXI - 2004 Ditpolairud Polda Kepri melaksanakan tugas patroli diperairan Pesisir Telaga Tujuh Tanjung Balai Karimun, mendapat informasi dari masyarakat bahwa diduga akan ada transaksi narkotika jenis sabu di Pesisir Pantai Telaga Tujuh Tanjung Balai Karimun.

Dari Informasi itu, selanjutnya pada pukul 20.45 Wib dilakukan pengecekan ke Pantai Telaga Tujuh Tanjung Balai Karimun, Kepri.

Setelah dilakukan pengecekan, saat itu petugas menjumpai inisial SW dan  EI alias N membawa kantong plastik berwarna hitam, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap barang bungkusan plastik hitam dan disaksikan ketua RT setempat Bapak Rozali dan masyarakat setempat.

Saat bungkusan dibuka, berisi serbuk putih diduga narkotika jenis sabu. Dari temuan itu selanjutnya pelaku berikut barang bungkusan plastik hitam yang berisikan serbuk putih diduga Narkotika jenis sabu, 1 unit handphone android merk advan dan 1 unit handphone merk  Blackberry dibawa menuju unit markas Kolong Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, SW dan  EI alias N dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 132 ayat (1)  undang - undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.((Ril)




Scroll to top