Di Tingkat Banding Tjipta Fudjiarta Dinyatakan tidak Bersalah, PT Pekanbaru Batalkan Putusan PN Batam - DINAMIKAKEPRI.COM

Di Tingkat Banding Tjipta Fudjiarta Dinyatakan tidak Bersalah, PT Pekanbaru Batalkan Putusan PN Batam


Tjipta Fudjiarta saat menjalani persidangan di PN Batam beberapa waktu lalu. (Dok F/Agus Budi Tambunan)

Dinamika Kepri, Batam - Terkait proses hukum tingkat banding tentang hak kepemilikan hotel BCC, Batam Tjipta Fudjiarta melawan Conti Candra, dari hasil penelusuran awak media ini di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Batam di link proses tingkat banding terdakwa Tjipta Fudjiarta ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, terdakwa Tjipta Fudjiarta dinyatakan tidak bersalah, Kamis (31/1/2019).

Tanggal putusan banding itu dikeluarkan pada hari Selasa, 29 Januari 2019 dengan nomor putusan banding 400/PID.B/2018/PT PBR.

Demikian bunyi amar putusannya.
  1. Menerima Permohonan Banding dari Pembanding Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa tersebut;
  2. Membatalkan putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor 129/Pid.B/2018/PN Btm tanggal 11 Desember 2018 yang dimohonkan banding tersebut;
Mengadili sendiri:
  1. Menyatakan terdakwa Tjipta Fudjiarta telah terbukti melakukan perbuatan sebagaimana  yang didakwakan kepadanya dalam dakwaan Pertama Kesatu melanggar  Pasal 378 KUHPidana dan dakwaan kedua melanggar  pasal 266 ayat (1) KUHPidana, akan tetapi perbutan tersebut  bukanlah merupakan tindak pidana;
  2. Melepaskan terdakwa oleh karena itu dari segala tuntutan hukum (Onslag Van Alle Rechtsvervolging);
  3. Memulihkan hak-hak terdakwa Tjipta Fudjiarta dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya;
  4. Dan menyatakan barang buktinya yang terlampir di dalam berkas perkara, dikembalikan kepada Sukanto, Am.d
  5. Membebankan biaya perkara kepada negara.
Sedangkan untuk majelis hakim Banding yang menyidangkan perkara banding terdakwa Tjipta Fudjiarta yakni diketuai oleh hakim Dolman Sinaga didampingi dua hakim anggota diantaranya hakim Mulyanto dan Tahan Simamora dengan panitera banding pengganti, Diyah Fajar Sari.

Sebelumnya pada sidang putusan hari Selasa, 11 Desember 2018 lalu di PN Batam, oleh majelis hakim yang diketuai hakim Taufik Abdullah Nenggolan menggantikan hakim Tumpal Sagala, saat itu Tjipta Fudjiarta dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penipuan dan menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam surat autentik” sebagaimana dalam dakwaan gabungan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan menjatuhi hukuman 3 tahun penjara dan memerintahkan agar terdakwa ditahan. (Ag)




Scroll to top