Friday, 28 December 2018

Tingkatkan Daya Saing Pelabuhan, BP Batam Bekerjasama dengan PT Bintang 99 Persada

  1 kali

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

Dinamika Kepri, Batam - Guna meningkatkan daya saing pelabuhan Batam terhadap transhipment perdagangan internasional, Badan Pengusahaan (BP) Bata, melakukan kegiatan Penandatanganan Kerjasama Operasi bersama dengan PT Bintang 99 Persada.

Penantanganan kerja sama itu dilakukan di ruang Rapat Planet Holiday Hotel Batam, Kamis (27/12/2018) siang.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, bahwa kerja sama ini adalah yang pertama dilakukan di Kota Batam yang berangkat dari keinginan PT Bintang 99 Persada untuk membangun pelabuhan umum di Batu Ampar.

“Kerja sama ini sebenarnya sudah digagas dari awal tahun lalu. Jadi skemanya adalah, PT Bintang 99 Persada akan membangun pelabuhan, kemudian diserahkan asetnya ke BP Batam, dan nantinya akan dioperasikan oleh PT Bintang 99 Persada dalam masa 30 tahun dan bisa diperpanjang apabila masa waktunya telah selesai," ujar Lukita.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan perjanjian kerjasama ini untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Batam.

Kata dia, karena pada hakikatnya, dalam pelaksanaan kerjasama operasi ini, BP Batam tidak dapat bekerja sendiri. Peran dan kerjasama instansi dan stakeholder serta masyarakat sangat diperlukan.

Hal tersebut disambut baik oleh Direktur PT Bintang 99 Persada, Yuwanky mengatakan pihaknya akan bekerja keras secara profesional sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah dan negara.

Yuwanky mengatakan, poin utama dari kerjasama operasi ini adalah pemisahan fungsi pelabuhan kargo dan kontainer. Selain itu, penandatanganan Kerjasama Operasi ini dilaksanakan untuk mewujudkan program pemerintah pusat yang mendukung dunia maritim dan terciptanya tol laut di Indonesia.

“Pembangunannya sendiri sudah berjalan 6 tahun, dan kami mencari momen yang tepat untuk melaksanakan kerjasama ini sebagai sebuah solusi. Karena pelabuhan yang ada, tidak boleh dicampur antara kargo dan kontainer. Nah, melihat permasalahan yang ada, BP Batam berinisiatif untuk melakukan pemisahan tersebut yang diwujudkan melalui kerjasama operasi ini,” Jelas Yuwanky.

Kegiatan juga itu juga turut dihadiri Kepala KSOP Khusus Batam, Capt. Barlet Silalahi; Kepala Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Batam, Susila Brata, anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya, Eko Budi Supriyanto, dan Kepala Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, Nasrul Amri Latif.(Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?