Tuesday, 11 December 2018

Terbukti Bersalah Tipu Conti Candra, Terdakwa Tjipta Fudjiarta Divonis Hakim 3 Tahun Penjara

  1 kali

Tjipta Fudjiarta.
Dinamika Kepri, Batam -  Terdakwa Tjipta Fudjiarta perkara tindak pidana penipuan dan keterangan palsu dalam akte atas peralihan saham dan aset kepemilikan Gedung Hotel BCC terhadap Conti Candra, divonis 3 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (11/12).

Pada sidang putusan oleh majelis hakim yang diketuai hakim Taufik Abdul Nenggolan didampingi hakim anggota Yona Lamerosa dan Jasael, dalam amar putusannya menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar dan telah memenuhi unsur-unsur sebagaimana memperhatikan pasal 378 dan 266 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

"Menyatakan terdakwa Tjipta Fudjiarta terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan, dan menyuruh menempatkan keterangan palsu dalam akte outentik sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terhadap terdakwa Tjipta Fudjiarta, dijatuhi hukuman 3 tahun kurungan penjara, dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan," baca hakim Taufik Nainggolan di amar putusan.

Selain memerintahkan Tjipta Fudjiarta agar tetap ditahan, perintah majelis hakim juga agar barang bukti berupa Hotel BCC, dikembalikan kepada PT BMS.

Terhadap putusan itu, setelah berkonsultasi dengan penasehat hukumnya, Tjipta Fudjiarta menyatakan banding.

"Banding yang mulia," kata Tjipta Fudjiarta.

Ketika ditanya majelis hakim apa jawaban jaksa penuntut tentang vonis 3 tahun penjara terhadap Tjipta Fudjiarta itu, jaksa Yan Elhas Zeboea dan jaksa Samsul Sitinjak menyatakan, pikir-pikir.

"Pikir-pikir yang mulia." jawab jaksa.

Terkait upaya banding yang akan dilakukan Tjipta Fudjiarta, majelis hakim memberikannya waktu selama 7 hari untuk melakukan upaya banding.

Terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Tjipta Fudjiarta, jauh panggang dari api karena di sidang agenda tuntutan sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut agar terdakwa Tjipta Fudjirta dibebaskan dari segala tuntutan hukum (onslag). (*)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?