Saturday, 22 December 2018

Ini Kata Sait Andi Soal Adanya Aksi Massa Demo Tandingan di Lapangan WTB

  1 kali

Sait Andi dan Zukriansyah saat melakukan Konferensi Pers di Hotel Kaliban, Batam Centre, Jumat (21/12/2018).

Dinamika Kepri, Batam - Sait Andi, Kordinator aksi demo damai "Tunda Ex-Officio Kepala BP Batam" sangat menyayangkan dan kecewa dengan adanya massa tandingan yang datang bergabung di mana saat mereka melakukan unjuk rasa mendemo DPRD Batam di lapangan Welcome to Batam (WTB), Batam Centre, Batam, Kepri, Jumat (21/12) siang.

Kekecewaannya itu, disampaikannya kepada wartawan saat melakukan Konferensi Pers di Hotel Kaliban, Batam Center, Batam pada Jumat (21/12) sore.

"Saya selaku kordinator aksi Tunda Ex-Officio Kepala BP Batam, sangat menyayangkan dan kecewa dengan adanya aksi tandingan tadi," kata Sait Andi.

Menurutnya, kehadiran massa tandingan itu telah memecah konsentrasi aksi unjuk rasa mereka ke DPRD Kota Batam.

"Tuntutan mereka dengan kami jelas berbeda. Kami meminta agar Ex-Officio Kepala BP Batam ditunda sementara hingga Pemilu usai, itu saja, tidak ada yang lain," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah sigap menjaga jalannya aksi mereka itu hingga selesai dangan aman dan damai.

Terkait adanya kehadiran massa tandingan itu, kataya pihak akan segera meminta kepolisian untuk mengusutnya.

Baca jugaZukriansyah Minta Presiden Tunda Peleburan BP Batam, Ini Tujuannya

"Ya, kami akan meminta pihak kepolisian untuk menggusut siapa pihak intlextual di balik layar yang menyuruh untuk melakukan aksi tandingan tersebut, jelas karena aksi tandingan itu telah mengecewakan kami semua," pungkasnya.

"Dari jauh hari kami sudah mengurus izin aksi damai ini ke pihak kepolisian, tapi bisa pula ada aksi tandingannya datang dengan cara tiba - tiba. Kalaupun ada yang terdesak untuk menjadi ex-Officio kepala BP Batam, ya silahkan saja, tidak masalah dengan kami. Kami hanya minta di tunda berkahir Pemilu, itu saja,"sambungnya.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini pihak juga akan menyampaikan aspirasinya ke Gubenur Kepri.

"Karena Gubernur Kepri juga salah satu dari anggota dewan kawasan, maka itu dalam waktu dekat ini kami akan ke Dompak, Tanjungpinang. Kami akan menyampaikan aspirasi itu gubernur harapannya supaya bisa menunda Ex Officio kepala BP Batam sampai pemilu berakhir. Apa bila aspirasi kami tidak ditanggapi, maka kami akan berkemah di sana," ucapnya.

Pantuan awak media ini saat unjuk rasa berlansung di lapangan WTB, massa tandingan yang tiba-tiba datang membentang spanduk dengan bertuliskan, meminta untuk penghapusan WTO dan mendukung penuh Walikota Batam menjadi pimpinan BP Batam.

Awalnya aksi  demo damai Tunda Ex-Officio Kepala BP Batam rencananya akan dilakukan di depan gedung DPRD Batam. Namun setelah melihat tidak ada satupun anggota DPRD berada di gedung DPRD Batam, maka kordinator pun mengalihkan massanya ke lapangan WTB.

" Itu sengaja dialihkan ke lapangan WTB karena tidak ada satu orang pun anggota di kantor DPRD Batam saat itu, Makanya dialihkan, karena tak mungkin kami berorasi ke bangunan kosong tampa berpenghuni," ucap Zukriansyah saat mendampingi Sait Andi.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?