Saturday, 29 December 2018

Barang Bukti Uang Hasil OTT KPK Terhadap 20 Pejabat PUPR Rp 4 Miliar Lebih

  1 kali

Ketua KPK Agus Rahardjo. (F/biografiku.com)

Dinamika Kepri, Jakarta -  Pada Jumat malam(28/12), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 20 pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
 
Dari hasil OTT itu, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa mata uang pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura.

Dikutip dari CNN Indonesia, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, sejumlah barang bukti itu adalah uang pecahan rupiah Rp.3.999.900.000.

Sedangkan untuk dolar Singapura berjumlah Sin$23,100 atau setara dengan Rp.245.954.940 dan USD$3200 atau setara dengan Rp.46.544.000

"Barang bukti yang disita Rp.3.999.900.000, Sin $23.100 dan $3.200," ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/12/2018).

Jika dijumlahkan, maka barang bukti uang yang disita tersebut mencapai sekitar Rp 4 miliar lebih.

Uang tersebut diduga pemberian pihak swasta kepada pejabat Kementerian PUPR terkait proyek sistem penjernihan air minum (SPAM) Ditjen Cipta Karya tahun 2018, di sejumlah daerah di indonesia. 

Saat ini, KPK juga tengah mendalami keterkaitan OTT tersebut dengan proyek pengadaan air minum di daerah terdampak bencana seperti bencana di Lombok, Palu dan Donggala yang sebelumnya diguncang gempa dan tsunami.(red)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?