DINAMIKA KEPRI

Saturday, 25 May 2019

Jalin Silaturahmi, Bright PLN Batam Gelar Buka Puasa Bersama dengan Media Partner

Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura saat memberikan kata sambutan di acara Bright PLN Batam Gelar Buka Puasa Bersama dengan Media Partner, di Crown Vista Hotel, Batam, Jumat (24/5/2019) sore.

Dinamika Kepri, Batam - Guna menjalin silaturahmi dengan para wartawan dan para pimpinan perusahaan media di Batam, Bright PLN Batam menggelar buka puasa bersama dengan Media Partner di Crown Vista Hotel, Batam, Jumat (24/5/2019) sore.

Dalam buka puasa bersama itu, Bright PLN Batam mengundang wartawan dari berbagai media, baik media Online, Cetak, Eletronik maupun dari media Televisi.

Turut hadir dalam acara tersebut, dihadiri oleh Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura, Vice President Public Relations bright PLN Batam, Samsul Bahri dan panitia acara yakni para staf kehumasan bright PLN Batam.

Dalam kata sambutannya, Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengucapkan terima kasih atas kehadiran pada undangan di acara tersebut.

"Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media di acara buka puasa bersama sore ini." kata Dadan dalam sambutannya.

Senada dengan Vice President Public Relations bright PLN Batam, Samsul Bahri juga mengatakan demikian.

Dalam kata sambutannya, Dadan juga menyinggung mengenai aliran listrik yang sebelumnya sempat mengalami gangguan di Batam.

Kata dia, saat ini sudah bisa diatasi, sebab bright PLN Batam telah memiliki tiga pembangkit listrik besar untuk memasok arus listrik di Batam.

Ia juga memastikan bahwa pasokan listrik selama di bulan ramadhan ini hingga hari idul fitri nanti, akan berjalan baik. 

Selain itu, Dadan juga memaparkan bahwa kedepannya bright PLN akan melakukan pemeliharaan pembakit di berbagai tempat seperti di daerah Tanjung Uncang dan Baloi.

Tak hanya itu, sebelum mengakhiri kata sambutannya, Dadan juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya juag akan membangun pembangkit lisrik di Batam dengan harapan agar pelayanan dapat semakin maksimal.

Setelah usai mengucapkan kata sambutan, kegiatan lalu dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah dari seorang Ustad. Lalu setelah waktunya tiba, acara buka puasa bersama pun dilakukan.

Pantuan media ini, kegiatan itu bukan hanya buka puasa bersama saja, namun untuk seru-seruan, ada juga bagi-bagi hadiah yakni berupa TV 32 Inchi, HP, Modem, Kipas, Power Bank dan hadiah Payung cantik dengan cara diundi. (Ag)

Thursday, 23 May 2019

Ketahuan Bawa Sabu 0,65 Gram, Ahok dan Rahmat Disidangkan

Sidang Ahok dan Rahmat (baju merah) di PN Batam, Rabu (22/5/2019) sore. 

Dinamika Kepri, Batam - Kedapatan bawa  sabu 0,65 gram, Hendri alias Ahok dan Rahmat Nur Cahyono disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (22/5/2019).

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kedua terdakwa didakwa dengan ancaman pidana Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 132 Ayat (1), subsidair Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 132 Ayat (1) atau kedua Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Setelah dakwaan dibacakan JPU Mega Tri Astuti menggatikan jaksa Kadek Agus AW, majelis hakim yang diketuai hakim Jasael manullang didampingi satu hakim anggota hakim Chandra, melanjutkan sidang ke agenda pemeriksaan saksi penangkap (polisi=red) anggota Satresnarkoba Polresta Barelang.

Saksi mengatakan, sebelumnya kedua terdakwa diamankan di Parkiran Hotel Nagoya Mansion, Lubuk Baja, Batam, yakni tepatnya pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019 sekira pukul 21:00 Wib. Keduanya diamankan saat baru turun dari mobil.

Diterangkan saksi, saat Ahok diperiksa, pihaknya menemukan 1 (satu) bungkus serbuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan dibalut lagi dengan kertas struk belanja Indomaret di kantong baju sebelah kiri yang dikenakannya.

Saat ditanya dari mana mereka membeli sabu itu, terdakwa mengaku membelinya dari seseorang bernama Rido (DPO) seharga Rp. 500 ribu.

"Menururt pengakuan keduanya, barang haram tersebut akan gunakan sendiri. Terdakwa juga tidak dapat menunjukkan surat izin dari pihak yang berwenang untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli Narkotika tersebut. Setelah itu, selanjutnya para terdakwa beserta barang bukti sabu dan satu buah pirex (pipet kaca) diamankan ke kantor Polresta Barelang guna pengusutan lebih lanjut," kata saksi kepada majelis hakim.

Terhadap keterangan saksi penangkap itu, kepada mejelis hakim, kedua terdakwa membenarkannya. "Benar yang mulia," jawab terdakwa.

Setelah usai pemeriksaan saksi, majelis hakim kembali dilajutkan sidang ke agenda periksaan kedua terdua terdakwa. Lebih memastikan lagi, hakim kembali mempertanyakan untuk apa sabu sabu itu kepada para terdakwa, apakah akan dipakai sendiri atau mau dijual kembali.

"Benar yang mulia, sabu itu untuk dipakai sendiri,"  jawab terdakwa.

Setelah mendengarkan pengakuan dari para terdakwa, majelis hakim lalu menunda sidang satu  minggu ke depan dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa.(Ag)