DINAMIKA KEPRI

Monday, 22 April 2019

Gubernur Nurdin Harapkan Generasi Muda Kepri Bisa Tampil di segala Bidang

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun (baju putih) 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Saat menutup acara Turnamen PSTK (Persatuan Sepakbola Teluk Keriting) Cup 2019 di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tanjungpinang, Minggu (21/4), Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan, untuk menghadapi dinamika perubahan zaman yang semakin cepat serta revolusi industri 4.0 yang sudah semakin dekat, Generasi muda adalah sebagai pemilik peran vital dan penting.

"Generasi muda harus bisa menampilkan kemampuan yang terbaik di segala bidang, sehingga menjadi terdepan dan menjadi kebanggaan daerah," kata Nurdin Basirun.

“Salah satunya olah raga dengan sepak bolanya yang memiliki antusias begitu tinggi, bakat dan kemampuan yang adik-adik miliki harus terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu modal untuk menghadapi masa depan,” sambungnya.

Nurdin melanjutkan, kata dia untuk memacu semangat generasi muda tersebut juga harus ditopang seimbang, salah satunya dengan pembinaan sepak bola yang intens dan berkelanjutan, selain itu juga sarana dan prasarana pendukung lainnya juga harus terus dibangun.

“Ke depan kita targetkan, sepakbola Kepri menjadi cabang yang disegani,” lanjut Nurdin.

Maka mewujudkan target tersebut, Nurdin mengajak semua pihak untuk bersatu, bersama ikut mendukung bangunnya kembali kekuatan sepak bola di Kepri dengan kemampuan dan kapasitasnya masing-masing.

Pemerintah pun dikatakan Nurdin terus mendukung upaya pembangunan bidang olah raga di Kepri salah satunya saat ini terus digesa pembangunan fasilitas olah raga di Pulau Dompak, selain itu untuk tingkat Kabupaten dan Kota sampai Kecamatan juga Desa akan terus diperhatikan dan di upayakan untuk dibangun secara merata.

“Kita harap antusias masyarakat dapat kembali berkobar, maka dukungan kita semua pihak sangat penting untuk itu,” lanjut Nurdin.

Kepada Panitia pelaksana, Nurdin mengucapkan terimakasih atas berhasilnya terlaksana turnamen dengan baik dan lancar.

Selain itu, kepada para peserta yang telah mengikuti bahkan hingga sampai ke partai final, Nurdin mengharapkan agar kemampuan yang telah ditampilkan pada turnamen itu, dapat terus dijaga serta dikembangkan sehingga mampu tampil lebih baik lagi di lain kesempatan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Trio melaporkan bahwa perhelatan Turnamen sendiri merupakan kali kedua dilaksanakan yang mana digelar dengan tujuan untuk bagaimana kehidupan sepak bola di Kepri dapat kembali bergairah.

“Turnamen sendiri sebagai bentuk kerinduan masyarakat agar sepak bola di Kepri dapat kembali hidup dan tampil baik,” kata Trio.

Turnamen PSTK Cup 2019 yang berlangsung sejak Rabu 13 Maret 2019 lalu ini diikuti sebanyak 32 tim sepakbola dari seluruh penjuru Kepri. Pertandingan berlangsung dengan sistem setengah kompetisi.

Final sendiri menampilkan pertandingan antara Tuan Rumah PSTK melawan Penyengat. Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan, ritme permainan berjalan dengan sengit meskipun banyak titik lokasi di lapangan yang tergenang air karna hujan.

Penyengat memimpin skor 0-1 sejak awal pertandingan meskipun PSTK terus menyerang hingga babak pertama usai. Memasuki pertengahan babak kedua, kedua tim kembali tampil menekan.

Tampak riuh dan sorakan tanda menyemangati para pemain datang dari ratusan masyarakat yang hadir ditribun penonton. Pertandingan berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Penyengat yang berhak mendapatkan Piala bergilir serta uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Nurdin.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maifrizon, Kepala Dinas Perkim Yusrial Mahyuddin dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (Ril)

Kapolda Kepri Pantau PPK Guna Pastikan Perhitungan Suara Berjalan Aman dan Kondusif

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Sik.

Dinamika Kepri, Batam - Guna menjaga, mengawal serta memastikan perhitungan suara Pemilu Pileg dan Pilpres berjalan dengan baik, aman dan kondusif, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto didampingi dengan para pejabat utama Polda Kepri dan Kapolresta Barelang, mengunjungi beberapa lokasi tempat penghitungan suara diantaranya ke tempat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang, Minggu (21/4) siang.

"Saya ucapkan terimakasih atas dedikasi pengabdian, sehingga pada saat ini kondisi Kamtibmas di Provinsi Kepri aman, damai dan kondusif. Semua ini berkat kerja keras semua pihak terutama juga kedewasaan masyarakat. Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat, sebab tanpa dukungan dan partisipasi dari masyarakat, tentunya kita tidak dapat mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif," kata Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga memberikan penekanan kepada seluruh personil yang melaksanakan tugas pengamanan.

"Kenali tugas dengan baik, pahami dan implementasikan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Jalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Kehadiran TNI-Polri adalah untuk mencegah terjadinya hal yang menghalangi proses Demokrasi di Provinsi Kepri. Jangan terpecah, satukan hati dan pikiran. Satukan komitmen, laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ucap Kapolda berpesan.

Selaku Kaopsda Operasi Mantap Brata Seligi 2018, dalam hal ini Kapolda Kepri hadir untuk memastikan keamanan.

Kapolda juga menjelaskan, katanya, sebagai informasi secara keseluruhan di Kepri saat iniaman, damai dan kondusif, dan terdapat 21 pemilihan ulang dan 4 pemilihan lanjutan.

Menurutnya, secara keseluruhan ada 25 titik lokasi akan melakukan pemilihan ulang yakni Bintan, Karimun, Tanjungpinang, Kepulauan Anambas dan Lingga yang mana pemilihan ulang tersebut berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu dan ditindaklanjuti oleh KPU.

Kapolda juga menghimbau katanya jika di dalam proses penghitungan surat suara melihat dalam penyelengaraan ada sesuatu yang kurang tepat, bisa disampaikan melalui mekanisme yang ada. Silahkan sampaikan ke DKPP, Bawaslu atau bisa juga disalurkan ke MK.

Selain itu, ia juga mengingatkan personel agar tisak terjebak dalam provokasi.

"Jangan terjebak di dalam provokasi. Mari kita jaga Provinsi Kepri yang kita cintai ini. Sesama masyarakat jangan melakukan keributan. Pada dasarnya kita semua bersaudara. Berapa banyak pun petugas yang berjaga jika tanpa adanya partisipasi dan dukungan masyarakat, itu tidak berarti," pesan Kapolda mengakhiri. (Ril)