DINAMIKAKEPRI.COM

26 November 2020

Peduli Dampak Covid, bright PLN Batam Bantu Ekonomi Rakyat Pulau Melalui Budidaya Rumput Laut

 

Dalam upaya menangani dampak ekonomi masyarakat pada sektor kelautan dan perikanan akibat musibah pandemi Covid-19, bright PLN Batam
Tim bright PLN Batam saat berada di Pulau Amat Belanda, Kecamatan Belakang Padang, Batam.

Dinamika Kepri, Batam - Dalam upaya menangani dampak ekonomi masyarakat pada sektor kelautan dan perikanan akibat musibah pandemi Covid-19, bright PLN Batam bekerjasama dengan DPD Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Provinsi Kepulauan Riau membantu mengembangkan komunitas  masyarakat  yang berada di  Pulau Amat Belanda, Belakang Padang untuk memanfaatkan lingkungan sekitarnya.


Bantuan tersebut dilakukan dengan memaksimalkan potensi kekayaaan laut di wilayah Provinsi kepulauan Riau melalui pengembangan budidaya rumput laut. Untuk menyukseskan program ini, bright PLN Batam memberikan bantuan sebanyak 100 unit keramba jaring apung dan 3.7 ton bibit rumput laut cottoni yang diberikan pada bulan April 2020 lalu.


Komisaris bright PLN Batam, Vicky Arya Muda, dalam sambutannya mengatakan bantuan ini merupakan bentuk komitmen bright PLN Batam untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.


“Rumput laut merupakan satu dari sekian banyak potensi yang dimiliki oleh Provinsi Kepulauan Riau. Kami siap bersinergi dengan POSPERA dalam memanfaatkan potensi kelautan yang ada. Saya optimistis, sektor ini bisa membantu meningkatkan pendapatan sehingga kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan ikut terdongkrak,” jelas Vicky, Kamis (26/11/2020)


Vicky juga menjelaskan dikarenakan faktor alam seperti badai dan hama rumput laut, tingkat keberhasilan budi daya rumput laut cottonii kurang maksimal di Pulau Amat Belanda dan sekitar namun masih cocok di Pulau Terong dan Pecong. 


“Untuk memaksimalkan keramba jaring apung yang sudah tersedia serta melihat potensi alam lainya, maka sesuai dengan kesepakatan komunitas nelayan dan POSPERA mengalihkan fungsi 100 unit kerambah jaring apung, 50 unit dijadikan Rakit Apung sebagai alat untuk memaksimalkan pengambilan rumput laut dan 50 unit lagi dipergunakan untuk proses pengeringan rumput laut jenis sargassum (seaweed),” jelasnya.


Pemanfaatan jenis rumput laut sargassum ternyata sangat potensial dan cocok untuk pengembangan  komoditas rumput laut di pulau Amat Belanda. Ditambah keberadaan rumput laut sargasum merupakan kekayaan alam yang melimpah di perairan Kepulauan Riau.



Perubahan budidaya tersebut mendapatkan antusias dari masyarakat dan menjadi solusi alternatif pekerjaan dimasa pandemi, sehingga saat ini hampir seluruh masyarakat di pulau Amat Belanda menjadikan kegiatan ini sebagai profesi utamanya.


Sementara itu, Komisaris Independen bright PLN Batam Rizal Calvary mengatakan bukan hanya bantuan bibit dan keramba jaring apung saja yang diberikan oleh bright PLN Batam. 


“Pada bulan Oktober bright PLN Batam kembali memberikan bantuan untuk penyewaan gudang agar mempunyai tempat penampungan yang layak dan hasil rumput laut yang optimal sesuai dengan permintaan pasar. Terhitung hingga bulan Oktober kemarin, total rumput laut sargassum yang sudah di hasilkan oleh masyarakat adalah sebanyak 25.270kg/ bulannya,” beber Rizal.


Kata Rizal, komunitas nelayan rumput laut ini menjadi pilot project bright PLN Batam dan di harapkan dalam 3 tahun mendatang menjadi komunitas yang mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan menjadi role model pengelolaan rumput laut di Provinsi Kepulauan Riau bahkan Nasional.


Selain itu, ia juga berharap usaha budidaya rumput laut tersebut dapat membantu ekonomi masyarakat di masa pendemi saat saat ini.


"Semoga bisa menjadi sumber ekonomi alternatif bagi rakyat untuk bertahan di tengah gejolak pandemi Covid-19, semoga rumput laut ini bisa membuat ekonomi rakyat terus bergerak tidak lagi bergantung tapi berpijak,” tutup Rizal.


Pak Dadang salah satu warga anggota nelayan rumput laut POSPERA binaan bright PLN Batam mengatakan, pada masa pendemi Covid-19 ini pekerjaannya sebagai ojek laut sangat sepi. 


“Dengan adanya kegiatan pengumpulan rumput laut berasal dari sumber daya yang tersedia disekitar kita. Alhamdulillah program ini sangat membantu dan dapat menambah pendapatan kami di pulau Amat Belanda,” ucap Dadang.


Pada saat cuaca baik dan cerah, Pak Dadang dapat mengumpulkan lebih kurang 200 kg setiap minggunya, sehingga dalam satu bulan bisa mendapatkan tambahan pendapatan senilai Rp. 1.040.000.


Pada kesempatan yang sama Direktur Utama bright PLN Batam, Budi Pangestu menjelaskan bahwa budi daya rumput laut tergolong aktivitas yang ramah lingkungan, karena tidak perlu menggunakan pakan atau pupuk kimia yang dapat menyebabkan pencemaran bahan organik ke perairan. 


“Rumput laut sargassum merupakan kekayaan alam yang melimpah di perairan Kepulauan Riau dan belum di manfaatkan secara optimal oleh nelayan. Kelebihan Rumput laut sargassum diantaranya tidak perlu keranjang jaring apung dan perawatan khusus. Karena banyak tumbuh di perairan sekitar Pulau Amat Belanda dan Belakang Padang, kelompok nelayan dalam komunitas dapat mengambil sargassum kapan saja. Selama tetap mengikuti tata cara pemangkasan yang benar agar sargassum dapat tumbuh lagi, dipanen kembali, tanpa merusak habitat lingkungan bawah laut rumput sargassum tesebut,” pungkas Budi.


Sejalan dengan Budi, Corporate Secretary bright PLN Batam mengungkapkan program ini merupakan komitmen CSR bright PLN untuk ikut membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan di wilayah usaha bright PLN Batam. 


Bersama DPD POSPERA Kota Batam terus memberikan pendampingan dan  pelatihan kepada nelayan rumput laut tentu akan mendorong peningkatan nilai tambah dan jual produk. 


“Selain membuka lapangan kerja di wilayah kepulauan, bright PLN Batam juga berkeinginan untuk terus mengoptimalkan lahan tambak yang tak produktif melalui budi daya polikultur rumput laut. Sehingga membangun di kepulauan berbasis rumput laut menuju masyarakat yang maju dan mandiri,” tutup Tanto. (Ril)

Bersama Kementerian Perindustrian RI, BP Batam Gelar Workshop SIINas Bagi Pelaku Usaha

 

Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama Kementerian Perindustrian RI menggelar Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) di Meeting Room Asialink Hotel
Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Harlas Buana foto bersama dengan para anggota DPRD Batam di acara BP Batam Gelar Workshop SIINas Bagi Pelaku Usaha di Meeting Room Asialink Hotel, Batam, Rabu (25/11/2020).

Dinamika Kepri, Batam - Dalam rangka penerapan kebijakan pengembangan industri yang baik dan efektif yang mana diperlukan dukungan data yang valid dan terkini, Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI menggelar Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) di Meeting Room Asialink Hotel, Batam, Rabu (25/11/2020). 


Sosialisasi ini juga bertujuan untuk memantau kondisi industri dan kawasan industri secara menyeluruh, serta menghimpun data yang lengkap dan rinci, dan penyederhanaan perizinan.


Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Harlas Buana menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bagian dari peran BP Batam untuk memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha di Batam. 


Menurutnya, inovasi dan perbaikan dibutuhkan untuk mempercepat produksi industri di Batam.


“Kawasan industri, perusahaan, dan aktivitas perdagangannya menjadi satu-kesatuan untuk meningkatkan produksi, agar sejalan dengan misi Kementerian Perdagangan RI yang kini sedang menjaga fokus tren neraca perdagangan dengan memperbesar ekspor,” ujar Harlas.


Ia mengimbau agar para peserta workshop dapat memanfaatkan pertemuan ini dengan baik dan dapat mengisi data pada sistem SIINas dengan lengkap.


Kegiatan ini menghadirkan Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian RI, Janu Suryanto, sebagai narasumber.


Dalam paparannya, Janu Suryanto, menyampaikan beberapa hal terkait penyampaian laporan data dan pemanfaatan SIINas bagi pelaku usaha.


Dikatakan Janu, total Laporan Perusahaan Kota Batam pada Semester 1 tahun 2020, saat ini hanya mencapai 141 perusahaan atau 3 persen dari jumlah keseluruhan.


“Padahal jika SIINas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, banyak kemudahan yang didapatkan oleh para pelaku usaha, seperti mengetahui potensi bahan baku industri, tersedianya database paten, maupun adanya rekomendasi penetapan harga produk usaha tertentu,” jelas Janu.


Ia menambahkan, nilai ekspor Migas dan Non Migas pada Oktober 2020 mencapai US$14,39 Miliar, di mana mengalami kenaikan 3,09 persen dibanding September 2020. 


Sedangkan untuk impor pada Oktober 2020 mengalami penurunan -6,79 persen dibanding September 2020.


“Untuk itu, Pemerintah sudah menyiapkan beberapa langkah strategis program subtitusi impor 35 persen dengan peningkatan utilisasi produksi seluruh sektor industri pengolahan pada tahun 2022 diperkirakan mencapai 80 persen, ” ungkap Janu.


Turut hadir dalam acara itu dihadiri oleh Ketua Koordinator Wilayah Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri OK Simatupang, Wakil Koordinator Wilayah Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hioeng dan Kepala Sub Direktorat Pelayanan Penanaman Modal Wildan Arief. (Ril)

Polda Kepri Gelar Wisuda Purnawira Bhakti, Kapolda: Siapkan Diri Berbaur dengan Masyarakat

 

Polda Kepulauan Riau menggelar wisuda purnawira bhakti periode Juli 2019 - Juli 2020 T.A 2020 dengan tema "Setia Sampai Akhir Jiwa Raga Ku Untuk Bhayangkara", Kamis (26/11/2020).
Foto bersama Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman dengan para wisudawan.

Dinamika Kepri, Batam – Polda Kepulauan Riau menggelar wisuda purnawira bhakti periode Juli 2019 - Juli 2020 T.A 2020 dengan tema "Setia Sampai Akhir Jiwa Raga Ku Untuk Bhayangkara", Kamis (26/11/2020).


Turut hadir dalam kegiatan Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Perwakilan Wisuda Purna Bhakti Personel Polda Kepri, dan Ketua PP Polri Kepri.  



Pada kegiatan wisuda purnawira bhakti itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman mengatakan, bagi anggota Polri yang akan memasuki masa purnawirawan, harapnya dapat mempersiapkan diri untuk berbaur dengan masyarakat sipil.


"Hari ini kita melaksanakan kegiatan wisuda purnawira bhakti para rekan-rekan kita yang memasuki masa purnawirawan yang di mana beralih status dari seorang anggota Polri menjadi warga negara sipil. Saya harapkan rekan-rekan yang melaksanakan Purnawira Bhakti dapat mempersiapkan diri secara psikologis untuk kembali menyesuaikan dengan masyarakat khusunya di tempat tinggal rekan-rekan," kata Irjen Pol Aris Budiman.


"Terima kasih, dan saya memberikan penghargaan, apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan selama mengabdi d Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya di Polda Kepri. Saya juga berharap bagi anggota yang masih berdinas, diharapkan dapat menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara," tutupnya.


Terkait kegiatan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S menerangkan, bahwa jumlah personil yang mengikuti wisuda purna bhakti itu yakni sebanyak 58 wisudawan.


"Pada hari ini Personel Polda Kepri yang melaksanakan wisuda purna bhakti sebanyak 58 wisudawan. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya terlebih lagi apabila menghargai para purnawirawan yang merupakan senior-senior yang lebih dulu menjadi insan Bhayangkara," akhiri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. (Ril)

Peringati HUT Polairud Ke-70, Ditpolairud Polda Kepri Tabur Bunga di Laut

 

Dalam rangka HUT Polairud ke-70, Ditpolairud Polda Kepri melakukan kegiatan Upacara dan Tabur Bunga di Laut Dermaga Mako Ditpolairud Polda Kepri, Sekupang, Batam, Rabu (25/11/2020).
Tabur Bunga di Laut Dermaga Mako Ditpolairud Polda Kepri, Sekupang, Batam, Rabu (25/11/2020).

Dinamika Kepri, Batam – Dalam rangka HUT Polairud ke-70, Ditpolairud Polda Kepri melakukan kegiatan Upacara dan Tabur Bunga di Laut Dermaga Mako Ditpolairud Polda Kepri, Sekupang, Batam, Rabu (25/11/2020).


Sebelum dilakukan tabur bunga terlebih dahulu dilakukan upacara. Kegiatan itu dilakukan menindak lanjuti Surat Telegram Kakorpolairud Baharkam Polri Nomor : ST/3184/BIN.1.8./2020 tanggal 11 November 2020 tentang rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Polairud ke-70. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


"Selaku Inspektur upacara, Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, S.I.K. memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di Laut Dermaga Mako Ditpolairud Polda Kepri. Hal itu dilakukan sebagai wujud untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di lautan yang dalam melaksanakan tugas demi mempertahankan Negara Indonesia tetap utuh," jelas Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


Kombes Pol Harry Goldenhardt S juga mengatakan, kegiatan itu dilakukan pada dihadiri 07.30 Wib dengan melibatkan personil Ditpolairud Polda Kepri, Personil Satpolair Polresta Barelang, dan Personil Kapal BKO Baharkam Polri. (Ril)

Ditetapkan Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Minta Maaf Kepada Presiden dan Menhan

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penetapan ekspor benih lobster atau benur.
Edhy Prabowo. (Foto: Screenshoot You tobe)

Dinamika Kepri, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penetapan ekspor benih lobster atau benur, Kamis (26/11/2020). 



Selain Edhy, KPK juga menetapkan enam orang lainnya sebagai tersangka, lima di antaranya merupakan pegawai di lingkungan KKP dan satu orang lainnya merupakan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.


Dengan menggunakan rompi orange dan tangan diborgol, kepada media Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo, Menhan Prabowo dan seluruh rakyat indonesia.


"Pertama saya minta maaf kepada Bapak Presiden, saya telah menghianati kepercayaan beliau. Minta maaf ke Pak Prabowo Subianto, guru saya, yang sudah mengajarkan banyak hal," kata Edhy saat di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020) dini hari.


Selain itu, Edhy juga menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibu. 


"Saya mohon maaf kepada ibu saya yang saya yakin hari ini nonton di TV. Dalam usianya yang sudah sepuh ini beliau tetap kuat. Saya masih kuat dan saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi," ucapnya. 


Tak hanya itu, Edhy Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat indonesia.


"Saya juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat indonesia khususnya masyarakat Kelautan dan Perikanan yang mungkin banyak yang terkhianati, seolah-olah saya pencitraan di depan umum, itu tidak, itu semangat. Ini adalah kecelakaan yang terjadi, dan saya bertanggung jawab terhadap ini semua," kata Edhy. (Ril)

Scroll to top