Thursday, 7 February 2019

Saat Pemusnahan BB, Kajari Dedie Harap Pemko Batam Sediakan Gudang Baru

 

 Suasana pemusnahan Barang Bukti hasil tindak pidana di Kejari Batam, Kamis (7/2/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Kejaksaan Negri (Kejari) Batam, hari ini melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) hasil tindak pidana dari berbagai kasus yang sudah selesai disidangkan atau yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah), di depan kantor Kejari Batam, Kamis (7/2/2019).



Adapun BB yang dimusnahkan tersebut yakni berupa Narkotika jenis Pil ekstasi, Ganja. Selain itu obat tidur tampa izin edar, kosmetik tanpa izin edar, handphone, mesin jekpot, dan berbagai minuman beralkohol.

Pemusnahan itu  turut dihadiri Kejati Kepri, Dirnarkoba Polda Kepri, Kabid Berantas BNN Kepri, Kepala Pengadilan Negri Batam dan Wakil Walikota Batam. 

Sebelum pemusnahan dilakukan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Hariyadi mengatakan, bahwa yang sedang mereka lakukan adalah sesuai perintah undang-undang.

"Sesuai perintah undang-undang, hari ini kita akan melakukan pemusnahan barang bukti dari hasil tindak pidana yang mana sidang perkaranya sudah selesai dilakukan (inkrah). Sedangkan barang bukti yang akan dimusnahkan ini, yakni berupa pil eskstasi, ganja, obat tidur, kosmetik, handphone, mesin jekpot dan minuman beralkohol,"kata Dedie Tri Hariyadi.

Tak hanya itu, kepada pemerintah Kota (Pemko) Batam, Dedie Tri Hariyadi juga berharap agar permintaan pihaknya yang sangat membutuhkan tempat penyimpanan BB (gudang=red)
bisa segera direspon oleh Pemko Batam

"Saat ini Kejari Batam sangat membutuhkan gudang baru untuk menyimpan barang bukti, sebab Gudang barang bukti di belakang Kantor Kejari sudah menumpuk dan tak mampu menampung lagi. Artinya adanya gudang yang baru, barang bukti dari penyidikan akan diserahkan ke kami akan lebih terjaga tidak kena panas dan tidak terkena air hujan," tutup Dedie.(Ril)