Sunday, 6 January 2019

Delapan Orang yang diamankan Polisi dari Gelper YHK Zone di Lytech Mall akan Disidangkan


Para tersangka dari Gelper YHK Zone, ditunjukan Polisi kepada media saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri beberapa waktu lalu.

Dinamika Kepri, Batam - Delapan orang yang sebelumnya diamankan  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri dari Gelanggang Permainan (Gelper) YHK Zone Benkong Sadai, pada hari Minggu (2/9/2018) malam lalu, akan segera memasuki tahap sidang.

Ke-8 terdakwa itu yakni Peterson, Tommyson, Riki Irawan, Devi Hermawati, Melin, Adi Irawadi, Zulkarnain Lubis dan Muhammad Nur.

Menurut penelusuran awak media ini di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Batam, Minggu (6/1/2019), dicantumkan  bahwa sidang perdana terhadap ke-8 terdakwa itu akan digelar pada hari Rabu tanggal 09 Januari 2019, di ruang Kusumah Admadja di PN Batam.

Sedangkan untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menuntut ke-8 terdakwa tersebut itu nantinya yakni jaksa Rumondang Manurung.

Untuk ke-5 terdakwa Peterson, Tommyson, Riki Irawan, Devi Hermawati dan Melin, dikenakan pasal pidana dalam pasal 303 ayat (1) ke 2 KUHP atau kedua pasal 303 bis Ayat (1) ke 1 KUHP.

Sedangkan untuk 3 terdakwa Adi Irawadi, Zulkarnain Lubis dan Muhammad Nur dikenakan pasal pidana pasal 303 ayat (1) ke 2 KUHP jo pasal 2 ayat (1) undang-undang nomor 7 tahun 1974  tentang perjudian, atau kedua pasal pidana pasal 303 bis Ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 2 ayat (2), (4) undang-undang nomor 7 tahun 1974  tentang perjudian.

Pada hari Minggu (2/9/2018) malam yang lalu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri melakukan penggerebekan lokasi Gelper YHK Zone di Komplek Pertokoan/Mall Lytech, Bengkong Sadai.

Lokasi Gelperitu digerebek polisi diduga karena melakukan tindak pidana perjudian jenis Gelanggang permainan mekanik/elektronik. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 8 orang.

Selain mengamankan 8 orang saat itu, polisi juga mengamankan Barang Bukti (BB) berupa, Mesin Poker sebanyak 20 unit, Mesin MM 20 unit, Mesin Buah 20 unit, Mesin Slot 20 unit, Mesin Piala 2 unit, Mesin Ikan 11 unit, Mesin World Cup 2 unit, Mesin Naga 4 unit, Mesin COC 1 unit dan Mesin Dora Emon 4 unit.

Selain mengamankan BB mesin ketangkasan, polisi juga mengamankan BB berupa Dokumen perijinan atas nama CV. YHK ZONE, Puluhan Slop Rokok Gudang Garam Surya 16 dan uang puluhan juta rupiah.

Sesuai izin yang dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu Kota Batam dengan Nomor : 205/DPMPTSP-BPM/TDUP/HRW/X/2017 pada tanggal 13 Oktober 2017 lalu, perusahaan atas nama Perusahaan CV. YHK ZONE dengan Merk Usaha YHK ZONE atas nama Riski Nando itu, izinnya yakni untuk arena permainan anak dan keluarga, namun prakteknya, hadiah permainan berupa rokok diduga ditukarkan ke uang.

Dari pantuan awak media ini selama dilakukannya sidang-sidang tentang tindak perjudian Gelper di PN Batam, tidak pernah sekalipun terlihat bos Gelper yang didudukan menjadi terdakwa. Selalu pekerjanya, Kasir, wasit dan pemain yang selalu divonis bersalah lalu dipenjara. Bahkan hakim juga mempertanyakan soal itu kepada para saksi penangkap.(Ag)