Tuesday, 4 December 2018

Terdakwa Husaini BB Sabu 2,5 Kilo Divonis 17 Tahun Penjara


Husaini.
Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa
Husaini alias Saini Bin Abdul Gani perkara Narkotika golongan satu jenis sabu dengan Barang Bukti (BB) seberat 2.510 gram (2,5 Kg), divonis 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (3/12/2018) sore.

Oleh Majelis Hakim diketuai hakim  Taufik Abdul Hallim Nenggolan didampingi anggota hakim Yona Lamerosa Kataren dan hakim Rozza EL Afrina, dihadiri jaksa penuntut, Samsul Sitinjak, dalam amar putusan terdakwa Husaini dinyatakan terbukti bersalah melakukan percobaan atau permufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I yang dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram dengan melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Terhadap putusan itu, kepada majelis hakim, terdakwa mengatakan menerima putusan tersebut.

"Terima yang mulia," ucap Husaini ke majelis hakim.

Mengenai putusan itu, ketika majelis hakim menanyakannya ke jaksa penuntut, Samsul menjawab, menerima putusan tersebut.

"Terima yang mulia," jawab Samsul.

Vonis hukuman 17 tahun penjara terhadap Huisani tersebut, lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa penuntut yang sebelumnya menuntut terdakwa 18 tahun penjara.

Husaini sebelumnya diamankan oleh petugas dari BNNP Kepri tepatnya pada tanggal 1 Mei 2018 sekitar pukul 7:30 Wib saat berada di Pinggir Jalan Pantai Stres, Batuampar, Batam, Kepri saat bersama temannya Agus Ifadi (dalam berkas terpisah= red).

Saat diperiksa petugas, dari tas ransel yang dibawanya, petugas menemukan barang bukti berupa 7 bungkus plastik bening berisi sabu dengan total berat 2.510 gram.

Selain Narkotika, dari dalam tasnya juga ditemukan 1 unit Handphone merk Oppo Model CPH1729 warna rose gold dan serta 1 unit Handphone merk Nokia Model 1280 warna biru.

Sedangkan dari tas Agus Ifadi, petugas BNN menemukan 3 bungkus sabu dengan berat 1.490 gram

Husaini dan Agus Ifadi adalah merupakan suruhan orang yang bernama Boy (DPO) dari Malaysia. Barang haram tersebut juga dibawa Agus Ifadi dari Malaysia.(Ag)