Friday, 7 December 2018

PT. Krea Nusa Cipta Jaya Belum Dilaporkan, Muhammad Taofan: Masih Tahap Pengkajian


BP Batam saat menggelar konferensi pers terkait keluhan masyarakat Tanjung Buntung dan Kabil, di Media Center BP Batam, Selasa 2 Oktober 2018 lalu.

Dinamika Kepri, Batam - Terkait PT.Krea Nusa Cipta Jaya, perusahaan yang diduga melakukan pembabatan hutan untuk Kavling, Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum melaporkannya ke polisi.

Baca juga: Perka Nomor 27 Tahun 2017 BP Batam Diduga Tidak Singkron dengan Realita

"Soal itu belum dilaporkan, karena masih dilakukan tahap pengkajian," jawab Muhammad Taofan, saat dikonfirmasi awak media ini, Jumat (7/12) sore.

Kata dia lagi, untuk melaporkan hal itu ke polisi, butuh kajian yang matang, agar tidak terjadi kesalahan.

Ketika ditanya tentang durasi berapa lama proses kajian itu akan selesai, jawabnya tidak bisa memastikan.

Baca juga: Hutan Jadi Kavling, Herwin Saputra: Kami sudah surati BP Batam tapi tak ada tanggapan

Terkait hal itu, sebelumnya pihak BP Batam telah melakukan konferensi pers akan melaporkan perusahaan itu ke polisi, Muhammad Taofan membenarkannya.

" Iya itu benar, tapi sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian," tutupnya.

Sebelumnya hal ini mencuat ke media pemberitaan karena diributkan oleh Ketua LSM Persia, Herwin Sahputra.

Herwin meributkan hal itu karena lahan hutan lindung untuk fungsi sebagai resapan air Dam Duriangkang kurang lebih seluas 6 Hektar, tepatnya di belakang SMA 21 Kabil, Batam itu telah digunduli oleh PT. Krea Cipta Nusa Jaya diduganya akan diubah fungsi menjadi kavling.(Ag)