Saturday, 10 November 2018

Yulia Suryani Kasus TPPU di Hukum 3 Tahun Penjara Denda Rp 1 Miliar


Terdakwa Yulia Suryani alias Angin.
Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Yulia Suryani alias Angin, terdakwa tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil penjualan narkotika, divonis 3 tahun penjara denda sebanyak Rp1 miliar, subsider kurangan 3 bulan, di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Oleh majelis hakim yang diketuai hakim Muhammad Chandra, didampingi Hera Polosia dan Reditte Ika Septina ini, Yulia Suryani dinyatakan terbukti bersalah secara sah melanggar pasal 5 ayat (1) UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Karena terbukti bersalah, terdakwa Yulia Suryani dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan kurungan," Baca majelis hakim pada hari Kamis lalu.

Terhadap putusan itu, jaksa penuntut umum, Susanto Martua kepada hakim mengatakan pikir-pikir, sedangakan Yulia menerimanya.

Sebelumnya jaksa menuntut terdakwa 4 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, susider 6 bulan kurungan penjara.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terpidana 1 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum.

Sedangkan barang bukti yang dihasilkan dari uang Narkoba berupa 3 unit motor yakni, Kawasaki warna Merah BP 6586 GJ Slinder 250 CC, Kawasaki warna Abu-abu BP 6384 GO Slinder 650 CC, Yamaha warna Biru B 4279 TED Slinder 998 CC dan 1 unit mobil Honda Accord warna Hitam BP 1061 ZG, yang diketahui hasil penjualan narkotika dirampas untuk negara.

Yulia sendiri sebelumnya adalah berstatus seorang narapidana yang telah divonis 20 tahun penjara dari perkara rentetan dari perkara ini.

Sebelumnya Yulia divonis seumur hidup oleh hakim PN Batam, namun setelah melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru, hukumannya menjadi 20 tahun.

Dengan vonis 3 tahun ini, maka terdakwa akan mendekam selama 23 tahun di penjara.(Ag)