Tuesday, 13 November 2018

Rudi Ingat Pesan Jenderal Soedirman

 

Walikota Batam H Muhammad Rudi sebagai lnspektur Upacara Hari Pahlawan TingkatKota Batam di Lapangan Lanal Batam, Sabtu (10/11).
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad Achmad, FKPD dan Veteran Mengikuti Jalannya Upacara Hari Pahlawan Tingkat Kota Batam.
Peserta upacara Hari Pahlawan Tingkat Kota Batam dari Unsur TNI, POLRI, ASN dan Organisasi Masyarakat.
Wa|ikota Batam H Muhammad Rudi bersama FKPD Kota Batam Menabur Bunga di Pelabuhan Lanal Batam Sempena Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kota Batam.
Komandan upacara hari pahlawan.
Walikota dan FKPD Foto Bersama Para Veteran Yang Hadir Pada Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kota Batam.
Foto bersama Bahana Barelang Drumb Corp (BBDC) Usai Upacara Hari Pahlawan.

Dinamika Kepri, Batam - Peringati Hari Pahlawan, Walikota Batam, Muhammad Rudi ingat pesan Jenderal Soedirman.

Pesan pahlawan nasional ini berbunyi, "Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus.”

"Yang paling saya ingat tadi pesan Jenderal Soedirman. Seorang pimpinan harus berada di tengah-tengah pasukan. Kalau sudah di tengah, maka anak buah akan ikut. Begitu juga Walikota, harus ada di tengah masyarakat. Dengan begitu masyarakat ikut pemerintah. Karena rakyat merasa Walikota ada di tengah mereka," kata Rudi usai pimpin upacara Hari Pahlawan di Mako Lanal Batam, Sabtu (10/11).

Pada upacara tersebut, Rudi membacakan amanat Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita. Isi amanatnya antara lain mengingatkan bangsa Indonesia agar menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai kepahlawanan di kehidupan sehari-hari.

"Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia," tutur Rudi membacakan amanat menteri.

Tema Hari Pahlawan 2018, "Semangat Pahlawan di Dadaku,” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Artinya siapapun dapat menjadi pahlawan. Setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri dan lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.

Upacara Hari Pahlawan ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan veteran yang ada di Kota Batam. Rangkaian upacara ditutup dengan tabur bunga di laut belakang Mako Lanal. (hms)