Monday, 26 November 2018

PH Minta Terdakwa 1 Ton Sabu Dibebaskan


Sidang agenda duplik terhadap 4 terdakwa 1,037 Ton Sabu, di PN Batam, Senin (26/11).

Dinamika Kepri, Batam - Empat terdakwa warga negara asing, Chen Chung An, Chen Chin Tun, Huang Ching Nan dan Hsieh Lai Fu perkara 1,037 ton sabu dari kapal Sunrise Glory yang sebelumnya dituntut jaksa hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Batam, diminta agar dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

Permohonan untuk membebaskan para terdakwa itu dibacakan oleh Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Saksono dan Suyardi dihadapan majelis hakim di persidangan saat menjawab replik jaksa penuntut Rumondang Manurung, Senin (26/11).

Baca juga: Sabu 2,647 Ton Sitaan BNN dan Polri Dimusnahkan

Adapun alasan PH meminta agar para terdakwa dibebaskan, dibacakan Saksono di agenda pembacaan duplik, katanya karena penangkapan terhadap para terdakwa yang dilakukan oleh personel TNI AL dari Lanal Batam, tidak sah.

Selain penangkapan katanya tidak sah karena tidak memiliki surat perintah sebelum dilakukan penangkapan, alasan lain, berita acara penggeledahan isi kapal juga tidak ada.

Tak hanya itu, ada alasan lainnya terkait barang bukti sabu dari atas kapal, baca PH tidak bisa serta merta dituduhkan kepada para terdakwa.

Baca juga: BNN Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Sabu 1, 037 Ton ke Kejaksaan Agung RI

Begitu juga dengan sesuai fakta persidangan, bacanya bahwa saksi tidak bisa menunjukan di mana titik kordinat saat penangkapan kapal dilakukan.

Dalam duplik PH juga membacakan, bahwa apa yang dituntutkan oleh jaksa penuntut terhadap para terdakwa, adalah hasil fantasinya jaksa.

Mengakhiri duplik terdakwa, kepada majelis hakim yang diketuai hakim Candra, PH terdakwa mengatakan, kesimpulannya isi duplik dan pledoi tetap sama yakni meminta kepada majelis hakim agar para terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

Setelah mendengar isi duplik dari PH terdakwa, hakim Candra lalu menunda sidang hingga ke tanggal 29 November 2018 dengan agenda sidang putusan.

Baca juga: Nahkoda dan ABK Sunrise Glory Bawa Sabu 1,037 Ton Dituntut Hukuman Mati

Sebelumnya para terdakwa tersebut ditangkap personel KRI Sigurot 864 di bawah kendali Guskamlabar TNI Angkatan Laut dari atas kapal Sunrise Glory saat melintas di Selat Philip perairan Batam.

Para terdakwa diamankan, karena saat kapal diperiksa petugas, ditemukan muatan Narkotika jenis sabu seberat 1,037 ton.

Atas perbuatan para terdakwa sebagaimana yang dituntutkan oleh jaksa penuntut disidang sebelumnya, menyatakan bahwa para terdakwa bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam dakwaan primair dengan menuntut para terdakwa pidana mati.(Ag)