Thursday, 15 November 2018

Okto Anugerahman Penjual Obat Kuat Tampa Izin Edar Dituntut 4 Bulan Penjara


Terdakwa Okto Anugerahman.
Dinamika Kepri, Batam - Sidang lanjutan terdakwa Okto Anugerahman Isa Larosa alias Oman, perkara peredaran obat-obatan tradisional berupa jamu obat kuat tampa izin edar BPOM RI, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, dalam agenda pembacaan tuntutan, Rabu (14/11).

Baca juga: Terdakwa Mulyadi si Pembuat Shampo Sabun Berbahan Kimia Akui Kesalahannya

Dalam sidang tuntutan dengan majelis hakim yang diketuai oleh hakim Mangapul Manalu, jaksa penuntut, Iyan Elhas Zeboea menyatakan terdakwa terbukti bersalah telah terbukti bersalah.

"Terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/ atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar, melanggar pasal 197 undang-undang republik indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan menuntut terdakwa pidana selama 4 bulan penjara denda Rp 10 juta subsidier 1 bulan kurungan penjara," baca jaksa Iyan Elhas Zeboea.

Baca juga: Jual Obat Tampa Izin Edar, Residivis Okto Anugerahman Disidangkan Kembali

Selain itu jaksa juga menyatakan barang bukti berupa :
  1. New formula ekstra tahan lama spider sejumlah 702 kotak @6 sachet.
  2. Obat kuat dan tahan lama yang dahsyat koteka sejumlah 162 kotak @10 sachet.
  3. Amrih sehat nyeri tulang sejumlah 996 kotak @30 kapsul.
  4. Kapsul tawon klanceng jamu jawa asli sejumlah 83 kapsul @10 kapsul.
  5. Obat kuat dan tahan lama urat madu black sejumlah 74 kotak @10 bungkus.
  6. Dietin sejumlah 91 kotak @30 kapsul.
  7. Ginseng kianpi pil 100 kotak @60 kapsul.
  8. Amrih sehat nyeri asam urat sejumlah 228 kotak @30 sachet.
  9. Gali-gali asli serbuk sejumlah sejumlah 197 kotak @10 bungkus.
  10. Jamu tradisional gemuk sehat sejumlah 64 kotak @10 bungkus.
  11. Obat kuat dan tahan lama cobra X sejumlah 224 kotak @10 bungkus.
  12. Tawon liar kapsul sejumlah 172 kotak @20 bungkus.
  13. Gali-gali asli kapsul sejumlah sejumlah 960 kotak @10 bungkus.
  14. New PA’E sejumlah 128 kotak @20 kapsul.
  15. X-tra dahsyat cobra tamil sejumlah 133 kotak @10 bungkus.
  16. Raja mesir asli sejumlah 669 kotak @10 bungkus.
  17. Tanduk rusa kuat lelaki sejumlah 80 kotak @15 bungkus.
  18. Tongkat ajimat Madura 366 kotak.
  19. Obat kuat dan tahan lama urat madu black sejumlah 208 kotak @10 bungkus.
  20. Sulami (susust alami) sejumlah 960 kotak @30 kapsul.
  21. Buah naga plus gingseng sejumlah 127 kotak @15 bungkus.
  22. Ramuan stamina dan tahan lama urat kuda asli sejumlah 85 kotak @10 bungkus.
  23. Kapsul stamina dan tahan lama urat kuda asli sejumlah 496 kotak @10 bungkus.
  24. Xian ling sejumlah 24 kotak @12 bungkus.
  25. Langsing ayu kapsul arma sejumlah 904 kotak @30 kapsul.
  26. Ramuan istimewa arma sejumlah 160 kotak @30 kapsul.
  27. Samsu super oil sejumlah 180 kotak.
  28. Ramping ayu kapsul sejumlah 385 kotak @25 kapsul.
  29. Kapsul morinda extra gingseng sejumlah 296 kotak @12 bungkus.
  30. Tosan fly sejumlah 99 kotak.
  31. Ramuan tradisional kuat lelaki cap beruang sejumlah 360 kotak @10 bungkus.
  32. Kapsul asam urat KBM sejumlah 214 kotak @24 bungkus.
  33. Obat sakit gigi raja kaka tua gigi dan gusi sejumlah 90 hanger @20 bungkus.
  34. Jamu tradisional pasti greng sejumlah 2.800 bungkus.
  35. 1 unit handphone Nokia warna putih
Dan beberapa buah buku nota, dirampas untuk dimusnahkan.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim lalu menunda sidang hingga hingga tanggal 21 November 2018 dengan agenda sidang putusan.(Ag)