Thursday, 1 November 2018

FSPMI di Batam Minta PP 78 Dihapuskan

 

Waklikota Batam, Rudi dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat menemui pengunjuk rasa, 

Dinamika Kepri, Batam - Dengan pengawalan ketat dari kepolisian, ratusan buruh tergabung di Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kembali berunjuk rasa di halaman Kantor Walikota Batam, Selasa (31/10).

Dalam aksinya, para buruh meminta kepada Walikota Batam dan Disnaker agar segera menyampaikan tuntutan buruh di Batam kepada pemerintah pusat, agar segera menghapuskan PP 78 dan menaikkan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Batam sebesar 20%.

"Kami meminta Walikota Batam dan Disnaker Kota Batam menyampaikan tuntutan kami ini kepada Pemerintah Pusat. Hapuskan PP 78 dan menaikkan UMK Kota Batam sebesar 20%," teriak orator aksi.

Buruh tergabung di FSPMI melakukan unjuk rasa di depan kantor Walikota Batam, Rabu (31/10).
Didampingi Kadisnaker Batam, Walikota Batam, Rudi, SE dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang hadir menemui aksi unjuk rasa, Wakil Walikota mengatakan, akan secepatnya menyampaukan usulan itu.

"Kami sudah mendengar apa yang menjadi tuntutan teman-teman buruh dari FSPMI. Ya, secepatnya usulan itu akan segera kami sampaikan ke pemerintah pusat, karena pemerintah pusatlah yang mempunyai wewenang untuk menghapus PP 78 tersebut. Mengenai soal kenaikan UMK tersebut, itu masih dalam pembahasan", kata Amsakar.

Seusainya Wakil Walikota Batam memberikan pengharapan, para buruh yang melakukan aksi, langsung membubarkan diri.(Ag)