Tuesday, 20 November 2018

Eksepsi Terdakwa Suryadi Candra, Selfi Rusdiana: Dakwaan Jaksa Kabur


Selfi Rusdiana.
Dinamika Kepri, Batam - Sidang lanjutan terdakwa Suryadi Candra, ST, mantan Kepala Cabang di kantor Askum Bumi Putra Cabang Batam, perkara dugaan penggelapan dalam jabatan kerugian sebesar Rp. 212.734.586, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (19/11) sore.

Pada sidang yang diketuai oleh hakim Setyanto Hermawan ini, di nota keberatan (eksepsi) Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Selfi Rusadiana mengatakan, bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulna Yosepha yang mendakwakan terdakwa dengan pasal 374 KUHP atau pasal 372 KUHP adalah suatu dakwaan yang kabur, karena perbuatan terdakwa sama sekali tidak ada korelasinya dengan pasal-pasal tersebut.

Dakwaan itu disebutnya kabur karena tidak adanya kejelasan dari uraian jaksa penuntut. Selain itu barang bukti untuk mendukung pasal yang didakwakan juga tidak ada.

Adapun inti dari eksepsi tersebut, kepada majelis hakim PH meminta agar terdakwa dibebaskan demi hukum.

Setelah mendengar pembacaan eksepsi  dari PH terdakwa, majelis hakim lalu menunda sidang satu minggu ke depan dengan agenda sidang putusan sela.

Usia persidangan, kepada media ini PH terdakwa mengatakan, bahwa pasal pidana yang didakwakan JPU terhadap terdakwa, sangat tidak mendasar.

"Dakwaan itu kabur, kenapa saya katakan demikian, ya karena pasal-pasal yang didakwakan JPU tidak ada korelasinya. Makanya kita memohon agar majelis hakim membebaskan terdakwa bebas demi hukum," tuturnya.(Ag)