Wednesday, 7 November 2018

Jual Obat Tampa Izin Edar, Residivis Okto Anugerahman Disidangkan Kembali


Terdakwa Okto Anugerahman.
Dinamika Kepri, Batam - Sidang lanjutan terdakwa Okto Anugerahman Isa Larosa alias Oman, perkara peredaran obat-obatan tradisional berupa jamu obat kuat tampa izin edar BPOM RI, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (7/11) sore.

Dalam sidang pemeriksaan terdakwa ini, kepada majelis hakim yang diketuai oleh hakim Mangapul Manalu, dan kepada jaksa penuntut, Iyan Elhas Zeboea menggantikan jaksa Hasbi Kurniawan, terdakwa Okto Anugerahman mengakui bahwa selama melakukan usahanya, mengedarkan jamu obat kuat itu di Kota Batam, tidak memiliki izin edar dari BPOM Republik Indonesia (RI).

Tak hanya itu, kepada hakim terdakwa juga mengakui bahwa apa yang dilakukannya itu adalah suatau tindakan  pelanggaran hukum.

"Ya, itu melanggar hukum yang mulia," kata terdakwa Okto.

Selain itu, terdakwa juga mengaku sudah pernah dihukum 3 bulan penjara dalam kasus yang sama.

"Sudah pernah di penjara 3 bulan. Saya bebas di bulan Mei 2018, lalu di bulan Juli 2018 ditangkap lagi yang mulia," kata terdakwa.

Menurut pengakuannya, jamu-jamu obat kuat tampa izin edar BPOM itu dibelinya dari salah satu toko di jalan Pramuka, Jakarta.

Adapun barang bukti yang diamankan dari terdakwa yakni ada 34 jenis:

  1. New formula ekstra tahan lama spider 702 Kotak @ 6 Sachet
  2. Obat kuat dan tahan lama yang dahsyat koteka 162 Kotak @ 10 bungkus
  3. Amrih sehat nyeri tulang 996 kotak @ 30 kapsul
  4. Kapsul Tawon Klanceng jamu Jawa asli 83 Kotak @ 10 Kapsul
  5. Obat Kuat Dan Tahan Lama Urat Madu Black 74 Kotak @ 10 Bungkus
  6. Dietin 91 Kotak @ 30 kapsul
  7. Ginseng KianpiPil 100 Kotak @ 60 Kapsul
  8. Amrihsehatnyeriasamurat 228 Kotak @ 30 Sachet
  9. Gali-gali asli serbuk 197 Kotak @ 10 bungkus
  10. Jamu tradisional Gemuk sehat 64 Kotak @ 10 bungkus
  11. Obat Kuat dan Tahan Lama Cobra-X 224 Kotak @ 12 bungkus
  12. Tawon liar Kapsul 172 Kotak @ 20 bungkus
  13. Gali-gali asli Kapsul 960 Kotak @ 10 bungkus
  14. New PA’E  128 Kotak @ 20 Kapsul
  15. X-tra dahsyat Cobra tamil 133 Kotak @ 10 bungkus
  16. Raja mesirasli 669 kotak @ 10 bungkus
  17. Tanduk rusa kuat lelaki 80 kotak @ 15 bungkus
  18. Tongkat ajimat Madura 366 Kotak
  19. Obat Kuat dan Tahan Lama Urat Madu Black 208 kotak @ 10 bungkus
  20. Sulami (Susut alami) 960 kotak @ 30 kapsul
  21. Buah Naga plus Gingseng 127 kotak @ 15 bungkus
  22. Ramuan stamina dan Tahan Lama Urat kuda asli 85 kotak @ 10 bungkus
  23. Kapsul stamina dan Tahan Lama Urat kuda asli 496 Kotak @ 10 bungkus
  24. Xian ling 24 Kotak @12 bungkus
  25. Langsing ayu kapsul arma 904 Kotak @ 30 kapsul
  26. Ramuan istimewa arma 160 Kotak @ 30 kapsul
  27. Samsu Super Oil 180 Kotak
  28. Ramping ayukapsul 385 Kotak @ 25 Kapsul
  29. Kapsul Morinda extra gingseng 296 Kotak @ 12 bungkus
  30. Tosan Fly 99 Kotak
  31. Ramuan tradisional kuat lelaki cap beruang 360 Kotak @ 10 bungkus
  32. Kapsul asam urat KBM 214 Kotak @ 24 bungkus
  33. Obat sakit gigi Raja kaka tua gigi & gusi 90 hanger @ 20 bungkus
  34. Jamu tradisional pasti greng 2800 bungkus
Tak hanya itu, kepada hakim terdakwa juga mengaku, katanya dalam satu minggu, ia bisa mengantongi untung Rp 15 juta atau Rp 60 juta setiap bulannya.

Setelah mendengar semua pengakuan dari terdakwa, hakim Mangapul lalu menunda sidang hingga 1 minggu ke depan dengan agenda tuntutan.

Atas perbuatannya, didakwaan jaksa sebelumnya, terdakwa diancam pidana pasal 197 undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Terdakwa sendiri sebelumnya ditangkap polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, di Perumahan Botania Garden Cluster Saffron Blok C No.12 RT.03 RW.46, Belian, Batam, pada hari minggu malam, tanggal 29 Juli 2018.(Ag)