Tuesday, 2 October 2018

Tiada Hari Tanpa Demo, FSPMI Unjuk Rasa Lagi, Ini Tuntutannya

 

Unjuk Rasa FSPMI di kantor DPRD Batam, Selasa (2/10/2018) siang.

Dinamika Kepri, Batam - Ratusan orang buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Batam, Selasa (2/10).

Kedatangan para pengunjuk rasa ini ialah untuk menuntut tolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan yang mana PP itu sebelumnya telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 23 Oktober lalu.

Selain menolak PP 78/2015, pengunjuk rasa melalui oratornya juga mengatakan menolak rencana pertemuan  IMF dengan Pemerintah indonesia di Bali pada bulan Oktober 2018 mendatang.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto (tengah) saat menyambut kedatangan pengunjuk rasa.

Tak hanya itu, pengunjuk rasa juga menolak rencana pemerintah untuk menaikan tarif listrik skala nasional.

Selain itu, buruh juga meminta pemerintah menurunkan harga Sembako agar sesuai dengan upah yang mereka terima.

Inti dari unjuk rasa ini, buruh menolak PP 78/2015 dan meminta pemerintah menaikan upah buruh.

Kedatangan para pengunjuk rasa disambut oleh Ketua DPRD Batam Nuryanto, SH, Wakil Ketua Iman Sutiawam dan Ketua Komisi I Budi Mardianto.

Tak lama berorasi, perwakilan buruh akhirnya diterima oleh Ketua DPRD untuk melakukan pertemuan, dan hingga berita ini diunggah pada pukul 11:23 Wib, pertemuan antara perwakilan buruh dan Ketua DPRD Batam masih berlangsung.(Ag)