Saturday, 20 October 2018

Soal Perubahan Register Perkara Terdakwa Erlina dari Pid.B ke Pid.Sus, Waka PN Batam: Saya Belum Baca Berkasnya


Wakil Ketua PN Batam, Setyanto Hermawan, SH.,M.Hum dan Ketua PN Batam, Dr.Syahlan, SH.,MH.

Dinamika Kepri, Batam - Mengenai sah tidaknya perubahan register perkara terdakwa Erlina dari Pid.B ke Pid.Sus untuk permohonan perpanjangan penahanan terdakwa Erlina ke Pengadilan Tinggi (PT), Wakil Ketua (Waka) Pengadilan Negeri (PN) Batam, Setyanto Hermawan, SH.,M.Hum mengatakan, belum bisa menjawabnya.

"Maaf ya mas, saya belum bisa jawab karena belum baca berkasnya," jawab Setyanto Hermawan singkat melalui selularnya, Sabtu (20/10/2018) siang.

Kata dia, untuk mempertanyakan soal itu, baiknya ditanyakan ke humas PN Batam.

"Coba ditanyakan ke humas mas," pintanya.

Namun sayang, sampai berita ini diunggah pada pukul 16:30 Wib, humas PN Batam Taufik Nenggolan, tidak bisa dihubungi karena nomor yang biasa dipakai wartawan konfirmasi, sudah tidak aktif lagi dan di luar jangkauan.

Tak hanya ke Wakil PN Batam, awak media ini juga mengkorfirmasi perubahan register perkara terdakwa Erlina dari Pid.B ke Pid.Sus tersebut ke Ketua PN Batam, Dr.Syahlan, SH.,MH melalui ponsel, namun sampai berita ini diunggah, Ketua PN Batam, belum menjawabnya.

Pada tanggal 11 Oktober 2018 lalu, hakim Mangapul Manalu mengajukan permohonan perpanjangan penahanan terdakwa Erlina ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Dalam permohonan itu, register perkara terdakwa Erlina berubah dari Pid.B menjadi Pid.Sus.

Ada dugaan, register perkara dugaan penggelapan dalam jabatan itu sengaja dirubah hakim Mangapul Manalu, agar Pengadilan Tinggi Pekanbaru menyetujui permohonan perpanjangan penahanan terdakwa Erlina.

Kendati 90 hari masa penahanan Erlina dari PN Batam sudah berkhir dan harusnya bebas demi hukum pada tanggal 16 Oktober 2018 pukul 00:00 Wib lalu. Sampai saat ini, Sabtu (20/10/2018), status terdakwa Erlina masih terkurung di Rutan Baloi, Batam.(Ag)