Wednesday, 26 September 2018

Hakim PN Batam Mangapul Manalu Minta Maaf ke PH Terdakwa Erlina


Sidang terdakwa Erlina di PN Batam, Rabu (26/9).

Dinamika Kepri, Batam - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam Mangapul Manalu, SH meminta maaf kepada Penasehat Hukum terdakwa Erlina, Rabu (26/9) sore.

Permintaan maaf itu disampaikannya lantaran acara sidang yang seharusnya dilakukan siang hari sesuai jadwal, sampai sore tak kunjung digelar karena hakim pendampingnya tidak ada.

Kendati sidang sempat digelar, namun hanya sesaat sebagai pemberitahuan untuk penundaan.

"Kepada PH terdakwa, kami minta maaf karena telah menunggu lama. Karena hakim pendamping juga tidak ada, maka sidang ini ditunda dan diundur satu minggu ke depan," kata hakim Mangapul Manalu sembari mengetuk palu.

Mendengar permintaan maaf itu, PH terdakwa Manuel P Tampubolon mengiyakannya.

"Siap yang mulia," jawab Manuel.

Pantuan media ini, terdakwa, PH terdakwa, terdakwa Erlina, keluarga terdakwa maupun para saksi dari BPR Agra Dhana, sejak pukul 10:00 Wib pagi hingga pukul 14:30 Wib sore, terlihat setia menunggu jadwal sidang.

Setelah hakim menunda sidang itu, semua orang yang hendak mengikuti sidang Erlina, akhirnya menunjukan wajah kekecewaan.

Begitu juga dengan jaksanya, jaksa yang biasanya hadir dalam persidangan Erlina, juga telah berganti yang sebelumnya Samsul Sitinjak dan Rosmarlina, kini terlihat jaksa Rumondang Manurung dan Nurhasaniati yang duduk di meja JPU.

Sidang terdakwa Erlina perkara dugaan penggelapan dalam jabatan kerugian bunga uang Rp 4 juta di Bank BPR Agra Dhana, kini tengah menjadi perhatian banyak pihak, terutama oleh pihak-pihak perbankan di Kota Batam.

Selain itu kasus ini juga unik, di laporan polisi kerugian BPR Agra Dhana Rp 4 juta namun di dalam dakwaan jaksa Rp 117 juta.

Parahnya lagi, semua saksi-saksi yang telah memberikan keterangan saksi dipersidangan, tidak bisa menunjukan alat bukti seperti yang diucapkannya.(Ag)