Friday, 28 September 2018

Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu dan Daun Ganja Kering


Saat konferensi Pers ungkap kasus Narkotika jenis sabu dan Daun ganja kering, di Pendopo Polda Kepri, Kamis (27/9).

Dinamika Kepri, Batam - Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, S.i.k, M.si, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Kapolres Tanjungpinang, Akbp Ucok Lasdin Silalahi, S.i.k, MH, dan Wadir Resnarkoba Polda Kepri, melakukan konferensi Pers ungkap kasus Narkotika jenis sabu dan Daun ganja kering, di Pendopo Polda Kepri, Kamis (27/9).


Pada konferensi Pers ini Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkan tentang pengungkap kasus dari 4 laporan masyarakat, diantaranya :
  1. Laporan Polisi : LP-A/120/IX/2018/SPKT-Kepri tanggal 21 September 2018.
  2. Laporan Polisi : LP-A/125/IX/2018/SPKT-Kepri tanggal 25 September 2018.
  3. Laporan Polisi : LP-B/57/IX/2018/SPKT-Kepri tanggal 25 September 2018.
  4. Laporan Polisi : LP-A/126/IX/2018/SPKT-Kepri tanggal 25 September 2018.  
Pada kasus pengedaran narkotika daun ganja kering, Jumat 21 September 2018 sekira pukul 20.00 Wib, terdapat 2 orang tersangka berhasil diungkap dengan inisial DA alias DY Bin ZKI dan IT Bin NT.

Tersangka DA alias DY ditangkap oleh anggota Polri di daerah SPBU Tiban III pada saat berjumpa DA menghubungi temannya IT dan memesan daun ganja kering sebanyak 1 ons dengan harga Rp 1 juta. 

Saat IT datang memberikan bungkusan daun ganja yang dibalut dengan lakban warna coklat ke DA dan kemudian anggota melakukan penangkapan pada kedua tersangka ditemukan daun ganja kering seberat 70 gram, dan anggota lainnya melakukan penangkapan kepada IT dan menemukan daun ganja kering seberat 20,40 gram.

Selanjutnya Ditresnarkoba Polda Kepri mendapat informasi dari masyarakat, dan berhasil mengungkap kasus pengiriman Narkotika jenis sabu dari Malaysia yang mana pada hari senin, tanggal 24 September 2018 sekira pukul 22.00 Wib di Pantai Daerah Nongsa, Batu Besar-Batam.

Narkotika jenis Sabu tersebut dibawa tersangka inisial MY alias Y Bin S menggunakan Speed Boat. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan di dalam tas ransel 3 bungkus serbuk kristal diduga sabu dengan total berat 4.376  gram.

MY mengaku bahwa narkotika tersebut di dapati dari saudara S (DPO) di johor, Malaysia yang rencananya sabu tersebut akan dibawa ke Medan.

Pada hari selasa tanggal 25 September 2018 sekira pukul 09.45 Wib, petugas P2 Bea dan cukai yang bertugas di pemeriksaan X-Ray Bandara Hang Nadim berhasil menemukan barang mencurigakan di dalam tas merk  Bodypack, warna coklat yang di dalam nya terdapat 2 bungkus plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dari tersangka inisial AZ alias AJ.

Kemudian petugas melaporkan temuan tersebut ke Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, lalu dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial KML alias UD. Total berat 2 bungkus plastik bening berisikan kristal bening diduga sabu seberat 917 gram.

Pada ekspose kasus yang ke empat, Ditresnarkoba berhasil menangkap satu orang laki-laki inisial MHD alias SH bin ABD pada hari selasa 25 September 2018 sekira pukul 16.15 Wib di Bengkong Permai, Batam.

Saat dilakukan penggeledahan, dari saku belakang terlapor ditemukan 1 buah kotak rokok yang di dalamnya berisikan 1 bungkus plastik bening berisikan kristal bening diduga sabu.

Dari pengakuan terlapor bahwa dirinya mengatakan masih ada menyimpan 1 bungkus plastik bening lagi di dalam kosannya yakni di dalam kotak handphonenya.

Kemudian tersangka dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. dan polisi berhasil menemukan masing-masing berat plastik bening berisikan kristal bening seberat 18 gram dan 0,85 gram.

 Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 (1) Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Ril)