Wednesday, 5 September 2018

Di Sidang Erlina, Saat Bersaksi Beni Direktur BPR Agra Dhana Lebih Sering Jawab Lupa


Saksi Beni.
Dinamika Kepri, Batam - Sidang terdakwa Erlina perkara dugaan penggelapan jabatan di Bank BPR Agra Dhana dengan kerugian bunga Rp 4 juta, akhirnya dilanjutkan setelah eksepsi diputusan sela, ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (5/9) siang.

Sidang pemeriksaan saksi yang diketuai oleh hakim Mangapul Manalu, SH ini, JPU Rosmarlina, SH menghadirkan 2 orang saksi dari pihak BPR Agra Dhana, Beni Direktur BPR Agra Dhana dan pegawai BPR Agra Dhana bernama Sari Kurniawati.

Dalam persidangan, kedua saksi diperiksa dengan cara satu persatu diawali dengan Beni, Direktur BPR Agra Dhana.

Baca juga: Apakah Sidang Terdakwa Erlina Masih akan Berlanjut?

Di bawah sumpah, dalam kesaksiannya ketika ditanya hakim dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Manuel P Tampubolon, Beni lebih sering mengatakan jawaban tidak tahu.

Padahal terjadinya asal muasal sidang perkara itu adalah hasil dari kerjanya selaku marketing yang melakukan audit di mana sebelumnya seperti dikatakannya karena menemukan ada keganjilan pada pembukuan uang BPR Agra Dhana, namun tak dapat menunjukan bukti hasilnya audit internal yang maksudnya.

Baca jugaErlina Korban Dugaan Pemerasan Direksi PT. BPR Agra Dhana Melapor ke OJK

Parahnya lagi, saksi Beni dalam sidang tampak tidak fokus dalam menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh PH terdakwa, sehingga membuat ia mendapat peringatan ketua hakim yang memimpin sidang.

" Saudara saksi, yang ditanya saja jawab. Jangan kemana-mana jawaban, kalau begini, sampai tiga hari pun saksi tak selesai diperiksa. Kalau ada, jawab ada, kalau tak ada, jawab tak ada," pesan hakim Mangapul Manalu ke saksi Beni.

Dari keterangan saksi Beni, terungkap banyak kejanggalan. Kejanggalan itu yakni dari mulai barang bukti yang tidak ada dipersidangan hingga jumlah kerugian bunga bank Rp 4 juta berubah menjadi Rp 117 juta.

Baca jugaEksepsi Terdakwa Erlina, PH: Alat Bukti Audit BPR Agra Dhana yang Dilakukan Marketing tidak Sah

Di Laporan polisi, saksi melaporkan terdakwa telah merugikan BPR Agra Dhana dengan bunga Rp 4 juta, namun didakwaan JPU, terdakwa merugikan Rp 117 juta.

"Kalau pokoknya sudah dikembalikan yang mulia, yang Rp 4 juta itu adalah bunganya," kata Beni.

Karena barang bukti pendukung tidak ada, dan saksi juga sering menjawab tidak tahu dan lupa, hakim, JPU dan PH akhirnya mengakhiri pemeriksaan saksi Beni dan melanjutkan pemeriksaan saksi Sari Kurniawati.

Hingga berita ini dimuat pada pukul 15:35 Wib, sidang pemeriksaan saksi Sari Kurniawati masih sedang berlangsung.(Ag)