Friday, 10 August 2018

Tersangka J.Rusna Direktur Tugas Mulia Dugaan Pelaku Trafficking Ditangkap di Bandara Hadim


Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs. S. Erlangga.

Dinamika Kepri, Batam - Tersangka dugaan pelaku trafficking J.Rusna (JR) Direktur Tugas Mulia, yang lama berkeliaran, Kamis (8/9) akhirnya berhasil diamankan polisi saat berada di Bandara Hang Nadim, Batam.

"Benar, tersangka JR telah ditangkap penyidik Ditreskrimum Polda Kepri. Tersangka ditangkap pada tanggal 9 Agustus 2018 saat di berada Terminal kedatangan Bandara Hang Nadim, Batam," jawab Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs. S. Erlangga saat dikonfirmasi awak media ini, Jumat (10/8).

Lanjutnya, penangkapan tersangka itu dilakukan yakni terkait LP-B / 27 / III / 2018 / SPKT Kepri, tanggal 20 Maret 2018 dalam dugaan tindak pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Anak.

Baca juga: Pertanyakan Kasus Direktur PT Tugas Mulia, 8 Organisasi "Safe Migran" Datangi Subdit IV PPA Polda Kepri

"Saat ini tersangka JR telah ditahan di Rutan Polda Kepri," lanjutnya.

Sebelumnya pada tanggal 20 Maret 2018  yang lalu, wanita itu dilaporkan oleh para aktivis kemanusiaan perempuan dan anak dari Rumah Faye, Yayasan Embun Pelangi, Gerhana, Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepri, LIBAK, Linus, Dunia Viva Wanita, dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batam dengan dugaan tindak pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Anak terhadap korban berinisial MS.

Menanggapi dengan telah ditahannya tersangka ini, Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus selaku koordinator dari aktivis kemanusiaan "Safe Migran" itu, ia mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Subdit IV Ditreskrimum Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Kepri.

Baca jugaDiduga Mempekerjakan Anak di Bawah Umur, Direktur PT Tugas Mulia Dilaporkan ke Polisi

"Saya mengucapkan terima kasih dan juga mengapresiasi kinerja Subdit IV Ditreskrimum unit PPA Polda Kepri. Intinya kami akan tetap mengawal ini sampai ke tahap persidangan," katanya singkat.(Ag)