Friday, 17 August 2018

Tak Menghargai Kemerdekaan, Di HUT RI ke-73 ini Gelper di Batam Tetap Buka


Foto saat polisi melakukan penggerebekan Gelper di bilangan Nagoya, Batam beberapa waktu lalu.

Dinamika Kepri, Batam - Di saat seluruh masyarakat bangsa indonesia tengah merayakan hari Kemerdekaan RI yang ke-73, pengusaha Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) di Batam malah tidak memerdulikannya, mereka tetap membuka usahanya, sehingga para karyawannya tidak bisa ikut merayakan kemerdekaan, Jumat (17/8).

Tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh para pengusaha Gelper tersebut. Pantuan media ini di bilangan Nagoya, Batam, hampir seluruhnya beroperasi.

Sepertinya bagi mereka tidak ada hari spesial. Semua hari dipukul rata diduga demi mendapatkan pundi-pundi rupiah dari para penikmat Gelper.

Baca jugaPolri Grebek Judi Gelper Di Batam,14 Titik Milik GR Tetap Beroperasi Tidak Tersentuh Hukum

Gelper adalah suatu gelangang permainan yang menggunakan mesin ketangkasan. Dalam permainan Gelper, para pemainnya dalam bermain lebih mengandalkan keberuntungan alias untung-untungan.

Usaha Gelper di Batam sebagian memiliki izin operasi dari Pemko Batam sehingga ada berani yang buka sampai jam 3 subuh bahkan sampai 24 jam sehari.

Baja juga: LSM BPKPPD Kepri berunjuk rasa ke kantor Dprd Batam, Minta Gelper segera di tutup

Kendati keberadaan Gelper sudah dikeluhkan masyarakat Batam, namun Pemko Batam, tak kunjung menanggapinya.

Bukan hanya buka di hari kemerdekaan, di bulan suci ramadhan, Gelper di Batam tetap buka, dan terlihat memang tidak ada yang berani menindaknya.

Kendati katanya Gelper bukan judi, namun pada prakteknya tampak seperti judi.(Ag)