Friday, 10 August 2018

Murdani Penyeludup Sabu Antar Kota BB 2 Kilo, Dituntut Jaksa 15 Tahun Penjara


Terdakwa Murdani bin Sulaiman.

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Murdani bin Sulaiman perkara sidang kasus penyeludup sabu dengan Barang Bukti (BB) sebanyak 2036 gram dari Aceh transit di Batam ke Banjarmasin dalam sidang tuntutannya di Pengadilan Negeri Batam, ternyata hanya dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kamis (9/8).

Dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa Pengganti, Kadek Agus AW, bahwa terdakwa dinyatakan terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana Narkotika, sebagaimana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan menuntut 15 tahun penjara denda Rp 1 milliar dengan subsider 1 tahun kurungan penjara.

Usai tuntutan terdakwa dibacakan Jaksa, majelis Hakim yang dipimpin Renni Pitua, mempersilahkan terdakwa mengajukan pembelaan (Pledoi) atau permohonan atas hukuman yang dituntut Jaksa.

"Mohon keringanan hukuman saya yang mulia. Saya menyesali dan tidak akan mengulanginya lagi. Saya juga tulang punggung keluarga bagi anak dan istri saya," ujar terdakwa Murdani.

Sebelumnya ,terdakwa ini ditangkap petugas di Bandara Hang Nadim, Batam saat hendak berangkat ke Banjarmasin.

Ia ditangkap saat barang bawaannya melewati pemeriksaan X-ray.

Merasa curiga, petugas Bea Cukai Bandara pun lalu menahannya dan memeriksa isi tasnya.

Dari hasil penggeledahan saat itu, dari tasnya ditemukan dua paket sabu.

Menurut pengakuannya dalam persidangan, barang haram itu diterimanya seseorang bernama Cek Din dengan upah Rp 40 juta setelah sampai ke Banjarmasin.(Ag)