Friday, 3 August 2018

Hebat, Gelper Ocean Aquarium Center Penuin Gunakan Jalan Umum Jadi Tempat Parkiran


Dinamika Kepri, Batam - Dikasih hati minta jantung, dikasih izin malah makin ngelunjak, mungkin demikianlah pribahasa kata yang cocoknya ditujukan kepada para pengusaha Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) di Kota Batam.

Mungkin karena mereka telah mengantongi izin operasi Gelper, jadinya membuat mereka bisa berbuat leluasa sesuka hatinya untuk menggunakan fasilitas umum yang ada.

Lihat saja contohnya seperti di areal luar lokasi parkiran Gelper Ocean Aqurium Center, Penuin Nagoya.

Baca juga: Hakim PN Batam Minta Petinggi Polri di Polda Kepri Tutup Gelper

Banyaknya pengunjung yang menguji keberuntungannya di Gelper tersebut, membuat areal parkirnya tak mampu menampung kendaraan yang masuk sehingga bahu jalan umum di depan gedung yang seharusnya steril dari kendaraan berhenti tetapi malah digunakan jadi tempat parkiran kendaraan bagi para tamunya.

Padahal demi kepentingan umum, begitu susahnya Walikota Batam mengkosep pembangun pelebaran jalan itu, tetapi hasilnya malah digunakan oleh perorangan (Bos Gelper=red) untuk memperkaya diri tampa memerdulikan kepentingan umum.

Baca juga: LSM BPKPPD Kepri Berunjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam Minta Gelper segera Ditutup

Ketika awak media ini mencoba mengkonfirmasi hal aneh itu ke Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Rustam Efendi via selularnya, mantan pejabat dari Dinas Pendidikan Kota Batam itu tidak bisa dihubungi lantaran nomor ponselnya tidak lagi.

Menanggapi parkir bebas di bahu jalan raya depan lokasi Gelper Ocean Aquarium Center itu, Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Yudi Admajianto mengatakan, jika pembangunan jalan sudah selesai, parkir bebas tidak akan diperbolehkan lagi.

"Soal parkir di bahu jalan itu, jelas tidak boleh. Tidak hanya pengunjung Gelper, tapi berlaku untuk semua. Saat ini masih proses pengerjaan, nanti kalau semua pekerjaan jalan selesai, semua yang parkir di bahu jalan akan ditertibkan," jawab Yudi, Senin (6/8).

"Dishub Batam tahun ini sudah memiliki mobil derek sendiri.  Jadi jika ada yang masih melanggar, diberikan tindakan dengan langsung diderek," lanjutnya.

Saat ini, Gelper di Batam menjamur bak cendawan di musim hujan. Diduga dengan berbekal izin operasi yang diberikan oleh Pemko Batam, para pengusaha Gelper bisa leluasa sesuai dengan keinginannya.(Ag)