Thursday, 2 August 2018

Gigolo Pembunuh Deli Dituntut Ringan, Tak Terima Keluarga Korban Mengamuk di Ruang Sidang


Keluarga Deli Cinta mengamuk di ruang sidang PN Batam, Kamis (2/8).

Dinamika Kepri, Batam -Tak terima terdakwa dituntut ringan, keluarga korban Deli Cinta Sihombing, mengamuk di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (2/8/2018).

Keluarga korban marah setelah mendengarkan pledoi terdakwa Dedi Purbianto yang dibacakan oleh Penasehat Hukum (PH) terdakwa karena meminta keringanan hukuman.

Pada pledoi yang dibacakan, terdakwa mengakui perbuatanya, dan tidak akan mengulangi perbuatannya serta mengurangi tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari 15 tahun menjadi 7 tahun kurungan penjara.

Usai dibacakan pledoi terdakwa, majelis hakim Taufik didampingi hakim anggota Renni Pittua dan Egi Novita menutup sidang dan melanjutkan persidangan pekan depan, dengan agenda sidang mendengarkan putusan.

"Kami tidak terima kalau terdakwa hanya dituntut Jaksa selama 15 tahun. Anak saya dibunuh secara kejam, bagian tubuh rahang, hidung dan yang lainya patah-patah dibuat terdakwa. Pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa sangat sadis. Kami tidak terima," ujar ibu korban almarhum Deli Cinta Sihombing diruang sidang setelah hakim menutup sidang.

Baca juga: Kuasa Hukum Keluarga Deli Cinta Minta Rebutan Hak Asuh Anak Dihentikan Sementara

Tak hanya ibu korban, abang korban mengatakan, kasus ini akan dikawalnya terus sampai selesai.

Selain itu abang korban itu juga mengancam, kata dia akan menurunkan massa IPK ke PN Batam.

"Kami mohon Hakim dapat mengadili terdakwa dengan seadil-adilnya. Adek saya sudah meninggal akibat perbuatan terdakwa. Kami tidak terima. Pada  agenda sidang mendengarkan putusan terdakwa nanti, saya akan menurunkan massa IPK ke sini," teriaknya.

Abang korban Deli Cinta itu juga mengatakan, ia akan laporkannya ke Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung.

Tak hanya itu, dengan sedih sembari meneskan air mata, abang Deli Cinta itu juga mengisahkan kalau ia betapa sedihnya ketika melihat ponakannya saat menangis memanggil-manggil mama.

Baca juga: Pembunuh Deli Cinta Sihombing Ditangkap, Kapolresta Barelang : Dia sudah mengaku

"Ponakan kami yang masih kecil ini sengsara karena tidak memiliki ibu. Ia bahkan sering menangis memanggil mamanya," ungkapnya sedih.

Korban Deli Cinta sebelumnya ditemukan tewas dalam kondisi terikat di kediamannya, di Perumahan Center Raya, Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (21/12/2017) pagi.

Dedi Purbianto (29) terdakwa nekad menghabisi Deli Cinta mengaku karena sakit hati lantaran upah jasanya sebagai gigolo tidak dibayar sesuai perjanjian.(Ag)