Monday, 6 August 2018

BP Batam di Demo, Orator: Woi Keluar Kau Lukita! Kembalikan Kolam Kami, Berhentilah Berbohong ke Publik


Ratusan warga RW 06 Tiban Koperasi berunjuk rasa di Kantor BP Batam, Senin (6/8).

Dinamika Kepri, Batam - Ratusan warga RW 06 Tiban Koperasi, Sekupang, Batam, melakukan unjuk rasa ke kantor BP Batam, Senin (6/8) pagi.

Unjuk rasa ini datang untuk menuntut pengembalian kolam dan ganti rugi dari dampak kebanjiran setelah adanya penutupan kolam.

Kata orator unjuk rasa, akibat penutupan kolam yang dilakukan oleh pihak BP Batam, membuat pemukiman mereka jadi kerap banjir.

Parahnya lagi, lahan kolam telah diambil itu kata orator dialihkan ke koperasi BP Batam serta diberikan kepada pengembang (Developer) perumahaan.

"Kembalikan kolam kami, Woi Lukita keluar kau! Berhentilah berbohong kepada publik! Kolam kami kau ambil lalu kau kasih ke developer! Keluar kau woi!," teriak orator.

Pada aksi damai ini, ratusan personil Ditpam dan Polisi dari Polresta Barelang berjaga-jaga di pintu masuk kantor BP Batam guna mengantisipasi terjadinya aksi anarkis.

Sampai berita ini dimuat pada pukul 9:45 Wib, satu pun tak ada pejabat BP yang sudi menemui pengunjuk rasa.

Ketidakadanya yang menanggapi, ada dugaan kedatangan warga ini dianggap pejabat BP Batam hanyalah seperti kaleng rombongen, karena saat warga berorasi, pejabat yang berpakaian dinas baju putih dari kejauhan di gedung BP Batam, tampak senyum-senyum cengigisan seperti merasa tidak berdosa.

"Lihat itu pejabat BP Batam yang baju putih, mereka senyum-senyum lihat kita," kata orator ekspresi emosi.(Ag)