Friday, 31 August 2018

Beroperasi Lewat Jam, 6 Orang Jukir Nakal Divonis Denda Rp 300 Ribu Subsider 4 Hari Kurungan Penjara


Suasana sidang Jukir di PN Batam, Jumat (31/8) siang.
Dinamika Kepri, Batam - Akibat beroperasi di luar jam, 5 orang Juru Parkir (Jukir) bodong dan satu orang Jukir resmi, Ranjit Tambunan, Juli, Benektus, Angga, Predus dan Filip Yosep disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (31/8) siang.

Ke-6 Jukir ini dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan ancaman 6 bulan kurungan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

Oleh penuntut dari pihak kepolisian, Brigadir I Gusti Komang J dalam dakwaan menyatakan bahwa para terdakwa Tipiring tersebut terbukti bersalah.

"Ke-6 Terdakwa terbukti bersalah karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang parkir di Kota Batam. Di mana dalam Perda parkir tersebut diatur bahwa batas izin operasi Jukir dibatasi sampai pukul 20:00 Wib, namun para terdakwa ini beroperasi hingga pukul 21:30 Wib," baca Brigadir I Gusti Komang J dalam sidang yang dipimpin oleh hakim tunggal, Candra, SH.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari para terdakwa yakni berupa baju parkir, karcis dan uang puluhan ribu rupiah.

Atas dakwaan dan tuntutan itu, terhadap para terdakwa, hakim Candra menjatuhkan vonis denda Rp 300 ribu subsider 4 hari kurungan penjara.

"Jika denda tidak  dibayar, maka terdakwa dikurung 4 hari penjara,  supaya ada efek jeranya," kata Hakim Candra sebelum mengakhiri persidangan.

Tak hanya itu, hakim Candra juga berpesan kepada masyarakat Batam, katanya jika masih menemukan ada Jukir beroperasi di luar yang sudah ditentukan, baiknya langsung dilaporkan ke Polisi supaya langsung ditindak lanjuti.

Sebelumnya para Jukir ini diamankan polisi yang melakukan razia di sekitaran Nagoya pada Kamis (30/8) malam sekitar pukul 21:30 Wib.

Usai diamankan, para Jukir malam itu langsung dibawa ke Polresta Barelang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Ag)