Sunday, 29 July 2018

Yusril Koto Minta Walikota Batam Segera Pecat Pelempar Tong Sampah ke Neno Warisman


Di Bandara Hang Nadim, masyarakat pendukung Jokowi bentangkan spanduk tolak kedatangan Neno Warisman ke Batam, Sabtu (28/7).

Dinamika Kepri, Batam - Ketua LSM Barelang Yusril Koto minta pelaku pelempar tong sampah ke Neno Warisman di Bandara Hang Nadim Batam pada hari Sabtu (28/7) kemarin, agar segera dipecat Walikota Batam.

"Saya meminta Walikota Batam H.M Rudi agar pelaku pelempar tong sampah ke arah Bunda Neno Warisman di Bandara kemarin segera dipecat. Karena apa yang dilakukan oleh tenaga honorer di UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam bernama Kamali itu, menurut saya adalah sikap arogan (premanisme) yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat," kata Yusril menanggapi kejadian itu melalui selularnya, Minggu (29/7) siang.

"Jika Walikota tidak memecatnya, berarti Walikota ikut mengaminkan perlakuan bawahannya seperti itu, artinya jika tidak dipecat, berarti sikap arogansi Kamali itu bisa dikatakan telah mewakili sikap dari seluruh ASN yang ada di Batam," lanjutnya.

Menurutnya lagi, tindakan pelaku ke Neno Warisman itu, telah mencedarai hak masyarakat dalam bernegara, serta mencederai etika ASN itu sendiri.

"Pelaku itu harus dipecat agar ASN lain tidak menirunya," kata Yusri.

Ketika ditanya apa posisinya di dalam hal itu, kata dia dirinya netral, tidak pro dan tidak kontra.

"Kalau saya netral, cuma hati ini tersayat ketika melihat seorang ASN bersikap premanisme, apalagi terhadap seorang wanita," ujarnya.

Kemarin, Neno Warisman tiba Batam melalui Bandara Hang Nadim Batam. Kedatangannya ke Batam ialah dalam rangka menghadiri acara Deklarasi #2019GantiPresiden.

Penampakan Kamali saat melakukan pelemparan tong sampah ke arah Neno Warisman saat baru tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (28/7).

Namun sesampainya di pintu kedatangan dalam gedung Bandara, Neno Warisman dikejutkan dengan oleh seorang pria pegawai Dishub yang tiba-tiba datang melemparkan tong sampah ke arahnya.

Akibat perlakuannya, pegawai honorer itu langsung diamankan petugas Bandara, sembari pelaku berteriak, Allahhu Akbar.

Ketua LSM Barelang, Yusril Koto.

Selain itu, di depan gedung Bandara, ratusan warga pendukung Jokowi juga membentangkan spanduk sebagai bentuk penolakan datangnya Neno Warisman ke Batam.

"ASN harusnya netral dalam menyekapi prokontra di tengah masyarakat, bukan malah ikut-ikutan membuat situasi tidak kondusif apalagi itu Bandara objek vital yang harus dijaga," tutupnya.(Ag)