Tuesday, 24 July 2018

Sidang 4 Terdakwa BB 40 Ribu Butir Pil Ekstasi dan 240 Ribu Dollar Singapura Ditunda


Sidang 4 terdakwa perkara narkoba barang bukti (BB) 40 ribu butir Pil ekstasi dan $ 240 ribu Dollar Singapura digelar di PN Batam, Selasa, (24/7) siang.

Dinamika Kepri, Batam - Empat orang terdakwa Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Tiu Hu How, Ngo Chee Wei, Bong Hae Yuan dan Lee Bing Chong perkara kasus Narkotika jenis Pil Ekstasi dengan barang bukti (BB) sebanyak 40 ribu butir dan uang $ 240 ribu (Dollar Singapura) yang sebelumnya ditangkap BNNP Kepri di kamar hotel 722 Planet Holiday, hari ini sidangnya kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (24/7) siang.

Namun, setelah sidang dibuka sekitar 5 menit, hakim Mangapul Manalu, SH lalu menunda sidang tersebut, karena JPU Rumondang Manurung, SH tidak bisa menghadirkan saksi berikutnya pada sidang ini.

Usai sidang ditunda, tampak para terdakwa diborgol kembali.
Di sidang hari Selasa tanggal 17 Juli yang lalu, Majelis sidang dipimpin hakim Mangapul Manalu, SH, Jaksa Penunutut Umum (JPU) Rumondang Manurung, SH, menghadirkan 3 orang saksi penangkap dari BNNP Kepri, Mustofa Ramadhan, SH, Frimadoni dan Palti Simangunsong.

Kata saksi kepada hakim waktu itu, para terdakwa itu adalah Target Operasi (TO) mereka yang sudah diintai selama 2 minggu.

Para terdakwa itu dijadikan TO setelah adanya laporan masyarakat yang mereka terima.

Dan bukan sekali itu saja, kata saksi bahwa pada bulan Januari 2018 lalu, ke-4 terdakwa ini sudah pernah berhasil melakukannya.

"Ini yang kedua kalinya, karena pada bulan Februari 2018 lalu, mereka ini pernah melakukannya," kata saksi.


" Untuk peran para terdakwa ini, dari pengakuan mereka, ialah sebagai penjemput biaya pembelian sejumlah uang $ 240 ribu (Dollar Singapura) dari pemesan bernama SAS. Para terdakwa ini diupah RM 10 ribu (Ringgit Malaysia) oleh bernama Ahao seorang bandar Narkoba di Malaysia," lanjut saksi.

Jawab saksi menjawab pertanyaan hakim, ke 4 terdakwa itu berhasil ditangkap berawal dari penangkapan terdakwa Ngo Chee Wei dan SAS (DPO) saat keduanya menghitung jumlah Pil ekstasi kiriman Ahao (DPO) di kamar 722 lantai 7 Hotel Planet Holiday Batam.

"Saat kami melakukan penggerebekan di kamar 722 hotel itu, terdakwa Ngo Chee Wei dan SAS (DPO) kami lihat saat itu sedang menghitung Pil ekstasi dengan pintuk kamar hotel terbuka," kata saksi dari BNNP Kepri dalam sidang.

Lanjutnya bersaksi, saat penggrebekan itu, di dalam kamar 722, mereka menemukan sebanyak 28 bungkus Pil ekstasi, 1 bungkus terbuka di atas kasur dan 27 bungkus lagi ditemukan tersimpan di dalam tas.

Kata saksi lagi kepada hakim, dari ke-28 bungkus itu, setelah dihitung pil ekstasi berjumlah 40 ribu butir, dimana setiap perbungkusnya ada 5 ribu butir yang mana saat sidang juga.

Selain itu, kepada hakim saksi juga mengatakan, bahwa pria bernama yang bernama Sas (pemesan=red) juga berhasil kabur saat permisi buang kecil ke kamar mandi.

Saat ditanya hakim, di mana barang bukti uang $ 240 ribu itu saat ini, jawab saksi tidak tahu.

Pada sidang ini, ke empat terdakwa ini didampingi dua orang penasehat hukum dan satu orang penerjemah bahasa.

Atas perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dari pasal yang dijeratkan, terdakwa terancam hukuman mati.(Ag)