Tuesday, 17 July 2018

Sebelumnya Vonis Bebas, Kini Tak Berkutik, Terdakwa Yong Tony Divonis 1 Tahun 8 Bulan


Terpidana Yong Tony dan Bonjer Pitun.

Dinamika Kepri, Batam -  Dua terdakwa, Yong Tony (YT) dan Bonjer Pitun (BP) pelaku pencurian 3 unit kontener milik Arianti, masing-masing divonis 1 tahun dan 8 bulan kurungan penjara, Selasa (17/7) sore.

Oleh majelis hakim, kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dengan melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana tentang pencurian.

Putusan tersebut lebih ringan 4 bulan dari tuntutan Jaksa Penunutut Umum (JPU) yang sebelumnya dituntut 2  tahun penjara.

Atas putusan itu, kepada majelis hakim, kedua terpidana mengatakan menerima putusan tersebut.

Sama halnya dengan JPU Ari Prasetyo, SH mewakili jaksa Rian, SH mengatakan, juga menerimanya.

Dalam putusan itu, baca hakim, barang bukti diperintahkan untuk dikembalikan kepada pemiliknya Arianti. Sedangkan barang bukti surat jalan palsu, dimunahkan.

Baca juga: Diduga Diulur-ulur, Sidang Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Yong Tony Ditunda

Sebelumnya awal tertangkapnya kedua terpidana ini, pada hari Jumat tanggal 02 Maret 2018 lalu sekitar pukul 13:00 WIB, YT dan BP mendatangi tempat kerja Salmon Simbolon (SS) di PT. Jasa Marindo Mandiri di Jembatan 2 Golden Fish.

Waktu itu kepada SS, keduanya menyampaikan hendak meminjam/ rental mobil crane untuk mengangkat kontainer dengan menunjukan surat perintah dalam 1 lembar surat jalan dari PT. Mega Trans Brother dari Cakang menuju PT. Logam Mulia di Sei Lekop.

Merasa percaya, SS lalu menyepakatinya dengan harga sewa mobil crane perunitnya sebesar Rp 1,8 juta.

Setelah itu keduanya lalu menyewa 3 mobil unit crane biaya sewa sebesar Rp 5,4 juta.

Ketiga mobil crane bernomor polisi BP 9230 XF, BP 9482 GX, BP 9478 GX itupun lalu dibawa 3 orang supir termasuk dengan SS.

Baca juga: Dahulu Terdakwa ini Dibebaskan Hakim, Apakah Nanti Juga Demikian?

Namun setibanya di Kecamatan Galang, YT dan BP lalu menyuruh SS dam 2 supir lain mengangkat 3 unit kontainer yang berada di tepi jalan.

Setelah kontainer itu berhasil diangkat,  kontainer tersebut lalu dibawa dengan dikawal kedua terpidana menggunakan sepeda motornya, namun saat dalam perjalanan menuju tujuan, iringan kendaraan mereka dihentikan oleh 4 orang petugas polisi dari Polsek Galang, dan saat itu YT dan BP berhasil melarikan diri walau akhirnya berhasil ditangkap.

Sebelumnya pada tahun 2016, terpidana Yong Toni bin Yong Ching Siang ini juga pernah disidangkan di PN Batam. Waktu itu Yong Tony disidangkan dalam perkara dugaan penggelapan barang milik perusahaan tempat ia bekerja, namun karena tidak terbukti bersalah saat itu, hakim lalu membebaskannya.(Ag)