Friday, 27 July 2018

Putuskan Rantai Lundup Narkoba, BNN dan BP Batam Sepakat Tingkatkan Pengawasan


Kepala BNN Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, SH dan Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo, M.A. saat di acara penanda tanganan kesepakatan di BP Batam, Jumat (27/7) pagi.

Dinamika Kepri, Batam - Melihat tingginya angka penyelundupan (Lundup) narkotika di Indonesia dari jaringan internasional,  mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bekerjasama dengan para stakeholder di wilayah-wilayah perbatasan NKRI, khususnya wilayah stategis seperti Batam.

Batam salah satunya adalah merupakan jalur pelayaran internasional dan memiliki letak geografis yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura.

Maka itu, salah satu langkah yang ditempuh oleh BNN saat ini, yakni dengan melakukan penguatan kerja sama antara kelembagaan dengan merangkul BP Batam.

Kerja sama antara BNN dan BP Batam ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kantor BP Batam pada hari Jumat, 27 Juli 2018.

Saat penandatangan nota kesepahaman.
Penandatangan nota kesepahaman ini diwakili oleh Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, SH selaku Kepala BNN dan Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo, M.A. selaku Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Dalam kerja sama ini, BNN dan BP Batam sepakat untuk menguatkan upaya P4GN diantaranya pertukaran data dan informasi, pemberian akses dalam segala hal yang berkaitan dengan penyelidikan dan penyidikan terkait tindak pidana narkotika, serta pemanfaatan sumber daya untuk mendukung program P4GN.

Di samping itu kedua lembaga juga sepakat untuk meningkatkan peran serta BP Batam sebagai relawan dan penggiat anti narkoba serta penyebaran informasi tentang P4GN dan tes uji narkoba.

BP Batam juga menegaskan, agar ke depannya akan meningkatkan pengawasan penumpang dan barang di Bandara Hang Nadim serta pelabuhan salah satunya dengan bentuk konkret dari rencana tersebut yaitu dengan memodernisasi perlengkapan pengawasan yang ada di Bandara.

Hal ini dilakukan mengingat Batam merupakan wilayah strategis dan menjadi perlintasan penumpang maupun barang dari negara-negara tetangga yang rawan terhadap penyelundupan narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Heru Winarko memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BP Batam yang telah mendukung BNN secara nyata dengan berkontribusi dalam upaya P4GN.

"Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat memutus rantai penyelundupan narkotika yang berasal dari negara Malaysia maupun Singapura yang kerap dijadikan transit dari narkotika yang masuk ke Indonesia," ucap Kepala BNN Heru Winarko.(Ril)