Saturday, 7 July 2018

Minta Kuasa Hukum tidak Diinisialkan, Ir. Nurbatias Benarkan Shinta Dewi yang Menceraikannya


Ilustrasi (F:Int)
Dinamika Kepri, Batam - Untuk meluruskan simpang siur pemberitaan tentang perceraian Shinta Dewi dengan suaminya Ir.Nurbatias Direktur PT. Samudra Rasaki Teknindo (SRT) pada tahun 2012 yang lalu, RW selaku kuasa hukum Shinta Dewi, kepada awak media ini menjelaskan kronologisnya.

"Shinta Dewi yang menceraikan suaminya Ir. Nurbatias. Dia bukan diceraikan seperti yang diberitakan itu, tetapi sebaliknya, dialah yang menceraikannya suaminya itu. Yang mengajukan perceraian itu juga adalah Shinta Dewi sendiri, tampa memakai pengacara (lawyer). Pengajuan perceraian diajukan pada bulan Agustus 2012 dan resmi bercerai tanggal 7 November 2012," balas RW via WhastApp (WA) kepada wartawan media ini, Sabtu, (7/7) sore.

Baca jugaRW Kuasa Hukum Shinta Dewi Minta Presiden Jangan Kebanyakan Ngoceh di Media

Menjawab apa pemicu perceraian itu terjadi, jawab RW terjadi karena Ir.Nurbatias diduga telah melakukan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya Shinta Dewi, sehingga melaporkannya ke Polisi.

"Waktu itu Shinta Dewi melaporkannya ke Polisi karena Nurbatias telah melakukan KDRT terhadapnya. Dan itu sidangnya sudah selesai baik dari Pengadilan Negeri Batam, Pengadilan Tinggi maupun dari ditingkat kasasi. Hasil sidang ditingkat kasasi juga sudah inkrah dengan vonis 3 bulan kurungan penjara. Atas putusan itu, seharusnya Kejari Batam sudah harus mengeksekusinya," kata RW.

RW juga mengatakan, ia ikut menangani permasalahan pelik itu yakni sejak ditujuk oleh Shinta Dewi menjadi lower dalam menangani hak asuh anak, setelah itu lanjut mangani permasalahan lainnya.

Terkait siapa yang diceraikan dan menceraikan waktu itu, ketika awak media ini mengkonfirmasinya ke Ir. Nurbatias, ia membenarkan pernyataan Shinta Dewi.

"Benar, Shinta Dewi yang menceraikan saya. Waktu itu saya dilaporkan ke Polisi karena melakukan KDRT psikis terhadapnya. Selain ke Polisi, ia juga mengajukan perceraian ke pengadilan agama. Waktu itu saya juga curiga, karena saat melakukan pelaporan itu, ia ada bersama seorang wanita lain. Dugaan saya waktu itu, wanita itulah yang menuntun atau mengajari Shinta Dewi agar melaporkan saya, supaya saya juga diceraikannya," kata Ir.Nurbatias

"Saya  juga merasa bahwa semua yang terjadi ini, sudah direkayasa oleh mereka sebelumnya. Mereka itu penipu berdasi," lanjutnya.

Mengenai adanya penarikan dana ansuransi 2 anaknya sebesar Rp 17 juta sebulan lalu, Nurbatias juga membenarkannya.

"Benar, saya menariknya karena itu hak saya. Saya yang bayar, apa salah jika aku mengambilnya? itu hak saya. Padahal lima rumah dikuasainya. Ya, kudengar juga rumah-rumah itu sudah digadaikannya," kata dia lagi melalui selularnya.

Dalam hal ini, Ir. Nurbatias juga meminta agar nama inisial RW dibuat nama aslinya. Dikatakannya, biar semua lebih jelas tidak ada yang ditutupi.

"Kenapa nama kuasa hukum Shinta Dewi itu diinisialkan, sedangkan nama saya ditulis dengan lengkap, harusnya biar fear, nama inisial RW itu juga ditulis dengan mana lengkapnya," pintanya kepada awak media ini.  

Menanggapi hal tantangan itu, kuasa hukum Shinta Dewi yang sebelumnya namanya dianisialkan RW, meresponnya.

Baca jugaLaporan Nurbatias Dugaan Hasil Audit PT. Samudra Rasaki Palsu, Direspon Kompolnas

"Kenapa tidak, tulis nama lengkap saya, Roy Wright, SH, MH, dan jangan lupa tulis juga nama  lengkap beliau," balas Roy Wright melalui selularnya ke awak media ini.

Ketika diconfirmasi via WA mengenai sertikat Workshop yang mana menurut Ir. Nurbatias masih ditahan oleh pihak Shinta Dewi sampai saat ini, hingga berita ini dimuat pada pukul 22:36 WIB, Roy Wright belum menjawabnya. (Ag)