Saturday, 14 July 2018

Kunjungi Korban Kebakaran, Soal Bantuan, Nurdin: Tidak Perlu Banyak Cakap, Bukti yang Perlu!


Gubernur Kepri Nurdin Basirun kunjungi warga korban kebakaran rumah Kampung Belian di parkiran Gedung Bersama, Batam Center, Sabtu (14/7) siang.

Dinamika Kepri, Batam -  Cepat tanggap. Mendengar kabar ada kebakaran di Kampung Belian Batam, Gubernur Kepri Nurdin Basirun turun langsung mengunjungi untuk melihat keadaan para warga korban kebakaran Rumah Liar (Ruli) Beverly di parkiran Gedung Bersama Pemko Batam, Sabtu (14/7).

Kedatangan Nurdin ini langsung melakukan pengecek kesiapan kebutuhan warga seperti stok minuman, makanan, pakaian, dapur umum, tenda dan toilet umum.

Mengenai toilet umum yang saat ini masih ada satu, pintanya agar itu dapat segera dibenahi.

"Warga sigitu banyak tapi toiletnya cuma satu, ini mana memadai? Kalau bisa ditambahi lagi," pinta Nurdin ke petugas dinas sosial.

Mengenai durasi berapa lama warga akan tinggal di parkiran bawah gedung bersama itu nantinya, Nurdin Basirun tidak bisa memastikannya.

"Soal berapa lama, itu saya belum tahu, kita tunggu saja apa kata Walikota Batam," ujar Nurdin kepada wartawan.

Menjawab pertanyaan wartawan, apa yang akan dilakukan dia selanjutnya untuk menolong para korban itu, jawabnya, tidak perlu banyak cakap.

"Lihat sajalah, itu tak perlu harus diomongkan. Untuk apa banyak cakap tapi tak dilakukan, buktinya yang perlu," cetus Nurdin kepada media usai melakukan cek persiapan kebutuhan warga.

Ditulis pada papan pengumuman di lokasi penampungan itu, jumlah rumah yang terbakar sebanyak 192 unit, jumlah warga sebanyak 595 jiwa, korban meninggal nihil dan korban luka-luka 1 orang, dengan taksiran estimasi kerugian Rp 4 miliar.

Menurut warga, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 3:00 WIB dini hari pagi, Sabtu (14/7) dari salah satu rumah warga yang mana sebelum kejadian melakukan pembakaran sampah di depan rumahnya.

Api dari pembakaran sampah katanya awalnya membakar rumah milik pembakar sampah itu.

Karena saat itu angin bertiup kencang, lalu api dengan merambat cepat ke rumah di sebelahya dan menghanguskan seluruh rumah penduduk di sekitarnya.

"Kalau yang saya dengar, api itu berasal dari pembakaran sampah," kata seorang warga kepada awak media ini saat ia memandangi bekas puing-puing rumahnya yang sudah hangus dilalap api.

Sampai saat ini, pihak polisi juga masih terus mendalami apa penyebab terjadinya kebakaran ini.(Ag)