Thursday, 26 July 2018

Komplotan Spesialis Pencuri di Tempat Keramaian Disidangkan


Saksi Tuti saat bersaksi di PN Batam.
Dinamika Kepri, Batam - Empat orang terdakwa komplotan spesialis pencurian di tempat keramaian, Herwansyah, Ary Yuana, F. Evi Susilowaty dan Santi Lia Apilaya yang sebelumnya ditangkap polisi di Nagoya Hill pada tanggal 27 April 2018, hari ini disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (26/7) siang.

Kendati sudah melakukan perdamaian dengan mengganti rugi sebesar Rp 5 juta kepada korbannya Tuti, ke empat terdakwa yang telah memplasah korbannya di Mega Mall tanggal 26 Maret 2018 itu, tetap didudukan di kursi pesakitan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Pada sidang pertama ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yan Elhas Zeboea, mengahadirkan dua orang saksi korban, Tuti dan suaminya, Quek Cheang Kok berkewarganegaraan Singapura.

"Tanggal 26 Maret 2018 lalu sekitar 15:54 Wib, saya, suami dan anak-anak, belanja ke Mega Mall. Setelah belanja dari Hyper Mart, terdakwa Herwansyah dan temannya tiga perempuan, tiba-tiba datang mengerumi kami. Saat itu mereka pura-pura nompang tanya pada kami, tapi yang lain membuka tas suami saya. Setelah mengambi HP dan kalung emas dari dalam tas, mereka pergi," kata saksi Tuti dalam sidang.

"Setelah itu kami melapor ke sikuriti. sikuriti lalu membuka rekaman CCTV Mall. Setelah itu kami lanjut melaporkannya ke polisi. Lalu besoknya, saya terima informasi bahwa para terdakwa ini telah ditangkap polisi di Nagoya Hill," lanjut saksi.

Tuti juga bersaksi, bahwa sebelumnya ia dan para terdakwa sudah melakukan perdamaian dengan memberikan ganti rugi dengan sejumlah uang.

"Kata suami saya, aku harus menerima perdamaian itu karena melihat istri terdakwa Herwansyah sedang hamil. Terdakwa memberikan ganti rugi Rp 5 juta. Perdamaian itu kami tanda tangani di Kantor polisi Polsek Batam Kota," ujar saksi Tuti.

Atas perbuatannya, ke empat terdakwa diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian dengan bersekutu dengan ancaman  7 tahun penjara.(Ag)