Wednesday, 11 July 2018

Dahulu Terdakwa ini Dibebaskan Hakim, Apakah Nanti Juga Demikian?


Terdakwa Yong Tony.
Dinamika Kepri, Batam -  Terdakwa Yong Tony perkara dugaan kasus pencurian 2 unit kontainer di Barelang, hari ini disidangkan kembali di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (10/7).

Pada sidang agenda tuntutan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rian, SH menuntut terdakwa  2 tahun penjara.

"Terdakwa Yong Toni dituntut 2 tahun penjara. Untuk sidang agenda putusannya akan dilakukan minggu depan," kata Jaksa Rian, SH menjawab ketika dikonfirmasi awak media ini.

Dalam perkara ini, terdakwa Yong Tony dijerat pidana pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana atau ancaman pidana pasal 362 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pencurian.

Sebelumnya pada tahun 2016, terdakwa ini  pernah disidangkan perkara dugaan penggelapan aset perusahaan PT. Tata Murdaya Bersama (TMB) bernilai milyaran rupiah.

Saat itu, terdakwa ini dituntut Jaksa 4 tahun penjara, namun hakim berkata lain, waktu itu terdakwa ini dibebaskan dari segala tuntutan.

Pertanyaannya, apakah untuk kasus dugaan pencurian 2 konteiner ini terdakwa juga akan dibebaskan hakim? Untuk menjawab itu, tentunya hanya hakim dan Tuhanlah yang tahu.

Sedikit mengisahkan, terdakwa Yong Tony dahulunya adalah seorang Direktur formalitas di PT.TMB yang bergerak dibidang jasa penyewaan alat berat.

Waktu itu, tampa sepengetahuan pemegang saham lainnya, terdakwa diduga menjual aset perusahaan PT.TMB kepeda rekan bisninya NG Paulo General Manager dari PT.Terminal Depo Logistik dan berakhir dipersidangan.

Karena tidak terbukti bersalah waktu itu, terdakwa Yong Tony pun akhirnya dibebaskan hakim PN Batam.

Bebas tak terbukti di tahun 2016, apakah di tahun 2018 ini Yong Tony Bin Yong Ching Siang juga akan kembali dibebaskan?

"Baiknya jangan berasumsi dulu, kita tunggu saja hasil sidang berikutnya," ucap seseorang yang enggan ditulis namanya.(Ag)